Rencana Revisi PP 46/2013, Pengusaha Harap Waspada

Posted on Updated on

Tahun 2015 adalah tahun pembinaan wajib pajak, meski tidak semua wajib pajak merasa mendapatkan pembinaan dan sosialisasi. Wajib pajak yang belum melakukan pembayaran pajak dengan benar juga diberi pengampunan dengan bebas denda, tapi hal ini tidak menutup kemungkinan untuk dilakukan pemeriksaan.

Bagi sebagian besar pengusaha, pemeriksaan pajak merupakan hal yang mengerikan. Seperti yang kita tahu, masih banyak pengusaha yang belum melakukan administrasi keuangan dengan benar dan VALID. Tapi bagi yang sudah mengerti pajak, pemeriksaan tidak lagi menjadi hal yang mengerikan.

Dengan dikeluarkannya PP 46/2013, sebenarnya hal ini dapat memicu wajib pajak, khususnya UKM, yang selama ini belum bisa melakukan kewajibannya dengan benar untuk taat membayar pajak. Dengan hanya menghitung pph final 1% dari omset, dipermudah pula dengan pembayaran yang bisa dilakukan lewat ATM, maka dalam hal ini sesungguhnya WP (wajib pajak) sudah cukup dimanjakan.

Tapi nyatanya, ada ketidakadilan dengan diberlakukan PP tersebut, terutama bagi usaha yang profitnya kurang dari 1%. Dan tragisnya lagi, pph final tidak memperhitungkan untung dan rugi, sehingga tetap saja hal ini memicu WP untuk berlaku tidak jujur.

Dan mulai tahun 2016, Pemilik usaha kecil menengah (UKM) harus siap-siap menghadapi ketegasan petugas pajak. Mulai tahun ini, Kementerian Keuangan (Kemkeu) akan memperketat aturan pajak UKM. Hal itu untuk mencegah pengusaha mengambil keuntungan dari keberadaan pajak UKM.

Pajak bagi UKM sejatinya telah berlaku sejak pertengahan tahun 2013, yaitu setelah terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 tentang Pajak Penghasilan (PPh) Atas Penghasilan Dari Usaha Yang Diterima Atau Diperoleh Wajib Pajak Yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu.

Sesuai aturan itu, wajib pajak yang memiliki usaha dengan omzet Rp 300 juta-Rp 4,8 miliar per tahun terkena PPh 1% dari omzet. Awalnya, pajak ini untuk menyasar jutaan pengusaha UKM yang selama ini tak bayar pajak. Aturan ini sudah jalan, tapi tak efektif, sehingga harus direvisi. Sebab, banyak pengusaha UKM yang tetap tak bayar pajak. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemkeu pun tak bisa berbuat apa-apa karena peraturan itu tak mengatur sanksi bagi para pelanggar.

Selain itu, banyak pengusaha kecil memanfaatkan celah ini. Pengusaha yang selama ini sudah bayar PPh dengan tarif reguler sebesar 25 persen dari profit bersih, malah beralih ke pajak UKM yang lebih murah. Ternyata aturan pendukungnya membolehkan perusahaan yang sudah bayar pajak normal ikut skema itu.

Hasil kajian kantor pajak menyatakan peralihan ke pajak UKM berkontribusi dalam kegagalan tercapainya target PPh non minyak dan gas (migas) tahun lalu. Realisasi PPh non-migas hanya 94,7 persen dari target APBN-P 2014 sebesar Rp 460,1 miliar. Hal ini mengindikasikan terjadinya penurunan PPh yang ditangani sejumlah Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP Pratama).

Selain perubahan aturan, DJP juga akan memperketat pengawasan pelaku usaha yang menjadi wajib pajak sesuai PP 46/2013. DJP akan memasang register cash jika pelaku usaha menggunakan transaksi secara tunai. Register cash adalah sistem transaksi yang terhubung secara online dengan kantor kantor wilayah pajak setempat. Kedua, melakukan pengawasan dari transaksi non-tunai pemilik usaha, yakni dari kartu debit, kredit, dan anjungan tunai mandiri (ATM). Ketiga, melakukan pengawasan terhadap transaksi online  untuk mencocokkan nilai pajak yang dibayar pengusaha.

Pakar perpajakan dari Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo berpendapat, PP 46/2013 memang butuh revisi. Soalnya, beleid itu menimbulkan distorsi lantaran tak mendefinisikan sasaran calon kena pajak sesuai dengan undang-undang (UU) UKM. Padahal UU UKM menyebut definisi UKM selain berdasarkan omzet, juga dari besarnya aset dan afiliasi. Potensi penerimaan pajak UKM sebenarnya bisa hingga Rp 10 triliun per tahun. Tapi realisasinya kini hanya Rp 2 triliun per tahun.

Pemerintah ada baiknya melakukan benchmarking dengan yang dilakukan Thailand, dimana pemerintah nya memberikan kebebasan pajak kepada UMKM nya sampai 10 tahun serta memberlakukan bunga pembiayaan satu digit. Setelah UMKM tersebut berhasil kemudian diajari cara membayar paja

Senada dengan Ketua Hipmi, Pengamat pajak, Ajib Hamdani menyatakan Peraturan Pemerintah No 46 Tahun 2013 tentang pengenaan pajak penghasilan sebesar satu persen bagi wajib pajak orang pribadi dan badan yang mempunyai peredaran omset tidak melebihi Rp4,8 miliar.

“Pemerintah kurang mengedepankan prinsip keadilan, karena kalau kita mengacu pada prinsip penghasilan sesuai dengan definisi dalam UU PPH adalah setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima atau diperoleh oleh wajib pajak,” ujar Bahlil di Jakarta Sabtu (28/3/2015).

 

Rencana Revisi

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) akan merevisi Peraturan Pemerintah (PP) terkait Pajak Penghasilan (PPh) atas penghasilan usaha kecil dan menengah (UKM). Revisi ini dilakukan untuk semakin mempertegas dan memperjelas penerapan beleid tersebut yang selama ini dimanfaatkan oleh pelaku usaha nakal.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 tentang Pajak Penghasilan (PPh) Atas Penghasilan Dari Usaha Yang Diterima Atau Diperoleh Wajib Pajak Yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu. Sesuai aturan itu, wajib pajak yang memiliki usaha dengan omzet Rp 300 juta-Rp 4,8 miliar per tahun dikenakan PPh 1 persen dari omzet.

Direktur Jenderal (dirjen) Pajak Sigit Priadi Pramudito menuturkan, DJP mengusulkan beberapa poin revisi. Salah satunya, yaitu agar PP ini hanya berlaku untuk wajib pajak orang pribadi (WPOP) dan bukan untuk perusahaan.

“Ini baru usulan akan diperbaiki. Hanya untuk orang pribadi. Tidak untuk perusahaan. Ini diperjelas, jadi hanya untuk orang pribadi itupun new entry. Dan itu hanya untuk (berlaku) tiga tahun,” jelas Sigit di kantor DJP, Jakarta, Kamis (19/3).

PP ini pun menjadi semacam fasilitas bagi pelaku UKM. Dengan penghasilan omzet di bawah Rp 4,8 miliar setahun dengan pembukuan akan sulit sehingga DJP memberi kemudahan melalui pencatatan keuangan saja.

Terkait berlaku hanya tiga tahun, lanjut Sigit, artinya pelaku usaha harus membayar pajak dengan skema reguler yaitu sebesar 25 persen setelah tiga tahun kemudian.

Adapun pengawasannya akan dilakukan dengan data dari instansi terkait, yakni data dari pemerintah daerah (Pemda).

“Kan Pemda yang pungut pajak pembangunan, dari pajak pembangunan tinggal ditelusuri omzetnya. Semua dilakukan mudah. Kita didukung presiden,” tegas Sigit.

Sumber :

1. http://nasional.kontan.co.id/news/banyak-celah-pajak-ukm-akan-diperketat

2. http://ekbis.sindonews.com/read/982550/34/hipmi-dorong-pemerintah-revisi-pp-46-pajak-umkm-1427565081

3. http://www.beritasatu.com/ekonomi/258714-djp-siapkan-tiga-poin-revisi-pp-pajak-ukm.html

Cara mudah membuat video promosi dalam hitungan menit

Posted on

Bukan rahasia lagi jika promosi menggunakan video bisa meningkatkan konversi. Dan keuntungan video yang menarik akan membuat kita lebih percaya diri dan produk kita akan terlihat “Lebih Berkesan” di mata audience

Namun, untuk membuat video promosi yang KEREN itu kadang kita harus keluar modal yang tidak sedikit.

Lalu solusi bagaimana ?

Agar bisa membuat video promosi yang keren tanpa harus mengeluarkan uang yang banyak ?

PPT Video Template bisa jadi kabar baik untuk anda. Inilah waktu yang tepat berhenti menggunakan jasa desainer yang mahal di luar sana hanya untuk membuatkan video promosi.

Sekarang Anda bisa membuat sendiri Video Presentasi Profesional hanya dalam hitungan menit!!!

Apa saja yang bisa Anda buat dengan template ini ?
– Membuka Jasa Pembuatan Video Marketing
– Bikin Video Promosi Online Shop Milik Kamu Sendiri
– Bikin Video Review Produk Maupun Jasa
– Promosi Produk Affiliasi? Tentu Saja Bisa 😀
– Bikin Opening Video? Bisa juga Dong 😉

Dan masih banyak lagi yang bisa kita kerjakan dengan menggunakan template ini.

Mau diskon spesial ?

Silahkan gunakan kode kupon : DISC50PPT ( hanya untuk 100 pembeli pertama)

==> Silahkan order di sini sekarang juga! <==

Diskon akan segera habis, buruan sebelum keduluan orang lain!

5 Tangga Bisnis Yang Harus Anda Lalui

Posted on

Tahun 2010 saya lulus sebagai dokter umum dan bekerja di sebuah klinik. Ada hal yang menarik yang diajarkan oleh owner klinik tersebut, namanya Pak Andi. Beliau mengatakan bahwa untuk mencapai goal kita, kita harus menaikki anak tangga demi anak tangga.

“Wah, lama donk”, pikir saya waktu itu. Dan akhirnya saya menyerah, karena bisnis klinik di perbatasan kota persaingannya sudah cukup lumayan tapi minat masyarakat masih sedikit.

Teringat akan hal itu, berikut 5 tangga (atau lebih tepatnya adalah 5 anak tangga) yang harus kita lalui :

1. Starting

Tahapan memulai usaha. Yang penting bisa ngebul dulu –> bikin ramai dulu –> bikin pelanggan puas dan nyaman –> bikin mereka kecanduan dan kembali sesering mungkin.

2. Profiting

Tahapan mendongkrak keuntungan (ngejar untung, ngejar balik modal)

3. Systemizing

Tahapan membangun sistem / standarisasi, yaitu dengan membuat SOP (bisa pakai jasa konsultan kalau bingung), pencatatan laporan keuangan yg rapi, dan saatnya mengangkat general manager/direktur yg bisa menggantikan tugas Anda sebelumnya.

4. Multiplying

Tahapan mengembangbiakan usaha. Misal : buka cabang/reseller, jaring investor untuk menambah modal, perhatikan aspek legal)

5. Reaping freedom

Tahapan menuai kebebasan. Misal : beli aset dan investasi jangka panjang, perbesar dan perbanyak jalur passive income.

Jadi kalau masih dalam tahap starting, jangan buru-buru naik ke tahap systemizing… Karena hal ini akan membuat usaha Anda jadi tidak fleksibel. Anda akan menemukan polanya setelah melaluli tahap profiting, misal dengan mendengar masukan dari customer dan mengalami setiap permasalahan yang ada.

5 hal di atas bisa Anda pelajari dengan mengikuti pembelajaran di YEA Virtual. Silahkan lihat di sini.

[NEW] FBAuto Add Friend Plus UID Grabber

Posted on Updated on

Teman saya, Cak Wid baru saja mengeluarkan produknya, yaitu FBAuto Add Friend Plus UID Grabber.

Silahkan dilihat di bawah ini :

==> FBAuto Add Friend Plus UID Grabber PROMO DISKON 25%

Tools ini sangat SPESIAL dan POWERFULL karena dengan menggunakan tools ini kita bisa menentukan target teman yang akan kita add berdasarkan jenis kelamin, usia, tempat tinggal, umur, hobi/minat, fanpage FB yang disukai, grup FB yang diikuti, status/foto yang di-like. Dan hanya dengan sekali KLIK, tools ini akan Add Friend target-target kita secara OTOMATIS.

Jadi sesuai namanya, tools ini (dalam bentuk software dekstop) berfungsi untuk menambahkan teman secara otomatis.

Tools ini sangat cocok sekali digunakan bagi anda….
– Pedagang online yang ingin meningkatkan omzet penjualannya melalui facebook
– Pemilik blog/website yang  ingin meningkatkan traffic melalui facebook
– Pemain affiliate yang ingin meningkatkan sales melalui facebook
– Pribadi/perusahaan yang ingin membangun brand melalui facebook
Spesial buat anda yang langsung ACTION SEKARANG JUGA, Saya sudah siapkan kupon diskon 25%
Tapi mohon maaf, kupon diskon hanya tersedia untuk 200 pembeli pertama saja
Segera manfaatkan kupon diskon ini sebelum kuota kupon habis dan anda harus membayar lebih mahal untuk memiliki Tools ini :==> Download dan manfaatkan tools ini untuk meningkatkan profit AndaGunakan Kupon Diskon ini : DISKON25

Tambahan bonus dari saya :

Untuk 20 orang yang beli hari ini melalui rekomendasi saya di atas, akan saya berikan plugin “klikjacker” seharga Rp. 300.000,-. Plugins ini berfungsi untuk beriklan di web apapun secara GRATIS dalam bentuk POPUP!!! Anda bisa memanfaatkan tools ini untuk berpromosi soft selling di facebook dan mengubahnya menjadi konversi ataupun untuk branding usaha Anda. Ingin lihat demonya ? silahkan klik saja link download di atas, nanti Anda akan melihat popupnya :)

==> Download SEKARANG dan dapatkan bonus dari saya

PS :
– Anda tidak akan menemukan bonus “klikjacker” di tempat lain
– Manfaatkan segera promo ini karena penjualan sebelumnya sudah laku 300 lebih. Saya harap Anda tidak kecewa karena harga segara akan kembali normal. Segera order di sini

Cara Membuat Paspor Baru Tanpa Calo

Posted on Updated on

Membuat paspor sangatlah mudah, apalagi sekarang sudah bisa membuatnya secara online. Jadi Anda tinggal pilih, mau cara membuat paspor lewat online atau seperti biasanya. Keduanya sama saja, karena yang onlinepun juga harus datang ke kantor imigrasi untuk foto dan wawancara. Dan jika Anda masih baru membuat paspor, maka akan dikenai biaya biometri (murah, sekitar Rp. 55.000,-).

Nah, cara membuat paspor baru saya buat berdasarkan pengalaman saya. Bisa jadi di tempat lain pengalamannya berbeda, tapi tidak jauh-jauh dari prosedur yang sudah tertulis jelas di web imigrasi http://www.imigrasi.go.id/index.php/layanan-publik/paspor-biasa#persyaratan.

Rencananya saya mau ada perjalanan wisata ke singapura, jadi wajib memiliki paspor tapi tidak perlu VISA.

Sudah tahu kan beda paspor dan visa ?

Kalau paspor itu seperti KTP kita… tapi kalau visa itu surat ijin masuk negara tertentu yang biasanya harus diurus di kantor kedutaan besar negara tersebut.

Okay, kita mulai langkah-langkahnya.

Persyaratan :

  1. KTP Asli
  2. KK Asli
  3. Akta Lahir Asli (jika tidak ada bilang aja ga ada)
  4. Ijazah terakhir Asli
  5. Surat Nikah / Sertifikat perkawinan Asli (untuk yang sudah menikah)

Masing-masing difotokopi 1 lembar tanpa perlu legalisir. Yang perlu diperhatikan adalah FOTOKOPINYA HARUS PAKAI KERTAS A4 !!!
Siapkan peralatan : bolpoin hitam 1 buah (buat menulis formulir), materei 6.000 1 buah dan lem (buat mengelem materei di lembar pernyataan). Siapkan juga uang sebanyak Rp. 360.000,- atau lebih.

Kantor imigrasi buka jam 8 pagi, tapi satpam sudah ada dari jam 6 pagi. Nah, agar Anda bisa dapat antrian awal, sebaiknya datang pagi sebelum pukul 06.30. Kalau di kediri, tempatnya adalah di belakang Kodim 521, arah masuk perum puri kedaton). Bawa semua kelengkapannya karena akan diperiksa oleh satpam yang membagikan nomer antrian. Setelah itu silahkan pulang sebentar, lalu balik lagi jam 8.00 WIB. Jangan sampai terlambat, karena ketika nomer Anda dipinggil tapi Anda tidak ada, maka Anda harus antri lagi.

Saat Anda dipanggil, pertama Anda disuruh mengisi formulir dan akan dicocokkan lagi dokumen asli dengan fotokopiannya. Setelah Anda selesai mengisi formulir, baru dikumpulkan lagi ke petugas dan Anda akan mendapatkan nomer antrian baru untuk foto dan wawancara.

Saat anda dipanggil untuk foto dan wawancara, silahkan masuk. Anda akan di foto, sebaiknya Anda sudah berdandan rapi agar foto Anda di paspor tidak kusut 😀 Nah, di ruang itu anda juga disuruh untuk scan sidik jari. Setelah itu Anda akan diminta untuk menunggu sejenak, lalu dipanggil untuk wawancara. Di wawancara itu cuma ditanyai : siapa nama anda, tempat lahir, tanggal lahir, nama ibu kandung dst. Gampang lah… Terus Anda cek lagi data-data Anda, terus tanda tangani lagi lembar yang dikasi petugasnya.

Setelah itu, Anda akan mendapatkan surat pra-permohonan paspor yang nantinya harus Anda bawa ke bank BNI terdekat (bisa cabang mana saja). Anda tinggal masuk ke teller, lalu bayar. Nah, biayanya antara lain : Rp. 300.000,- untuk pembuatan paspor, Rp. 55.000,- untuk biometri, dan Rp. 5.000,- untuk biaya banknya. Jadi total Rp. 360.000,- untuk paspor 48 lembar.

Oh ya, tahu kan bedanya paspor 24 dan 48 ?

Paspor 24 itu untuk TKI karena tidak butuh berkunjung ke berbagai negara. Sedang paspor 48 lembar itu untuk wisatawan biasanya.

Setelah Anda melakukan pembayaran, Anda silahkan datang lagi sekitar 3 hari kemudian atau hari yang ditentukan oleh petugas wawancara tadi. Biasanya akan ditulis di lembar pra-permohonan itu.

Gampang kan ? Ga sampai seminggu sudah jadi.

Note : Tidak perlu pakai calo karena bayarnya jadi lebih mahal tapi selesainya sama saja dengan yang diurus sendiri. Kalau bingung ya tinggal tanya ke petugasnya.. Baik-baik kok :)