Jual Hosting dan Domain Murah, Mulai 50rb/thn. Klik Di Sini!
Powered by MaxBlogPress  
Browsing all articles from November, 2011
Nov
5

Cari tahu siapa seller sebelum membeli

Number of View: 3030

Seringkali kita terjerumus membeli sesuatu yang belum kita butuhkan karena terbujuk iklan.

Suatu ketika, saya lihat ada iklan di sebuah web, yang menjual reseller domain dengan harga sangat murah. Langsung saja saya deposit Rp. 150.000,-, besoknya nambah lagi dan lagi.

Tapi 2 minggu berjalan, tiba-tiba control panelnya tidak bisa login. Muncul tulisan error. Waduh… mana ada domain dari klien-klien corporate.

Akhirnya saya cek ricek ke penjualnya, bahwa control panel domain disuspend karena upline dia melakukan fraud dengan pembayaran kartu kredit. Kurang lebihnya adalah karena kartu kredit yang digunakan adalah bermasalah, barangkali adalah hasil cracking.

Yaps,…. akhirnya saya cek ricek siapa uplinenya, rupanya banyak yang tertipu di forum. Dia sudah menulis di TOS kalau tidak ada money back jika terjadi apa-apa… huahuahua….

Kebanyakan kita, kalau sudah melihat harga murah, buru-buru diambil tanpa memikirkan adanya TOS. Dan saya juga kena..

Upline yang menjual reseller domain tersebut rupanya anak SMP di bandung. Saya cek di facebook, rupanya dia anggota sebuah komunitas hacker. x_x

Saya meminta untuk money back, tapi dia berkelit, karena ga punya uang. Makhlum anak SMP katanya, mesti nunggu uang dari orang tua, sementara orang tua jarang ngasi uang.

Pelajaran dari sini :

1. Jangan mudah tergoda dengan iklan… seperti iklan “i hate slow” yang kenyataannya tergantung lokasi, kondisi jaringan dan faktor lain x_x. Be smart buyer!

2. Cek siapa penjualnya, apakah benar-benar full time atau hanya iseng x_x

3. Baca TOSnya boz… jangan lupa ini. Jangan sampai baca TOS setelah beli dan akhirnya kecewa!

4. Cari rekomendasi atau referensi sebelum membeli. Tanya dulu ke teman yang sudah membeli, gimana hasilnya. Jangan buru2 !

5. Jika beli di internet, jangan mudah percaya dengan status SERTIFIKAT SSL. Ga jaminan ga bakalan dibawa kabur sama seller.

6. Cocokkan nama penjual dengan nama di rekening. Kalau lain, maka harus hati-hati!

Pelajaran kedua dengan kasus seller yang masih berstatus pelajar adalah :

1. Belum bisa dihandalkan tanggung jawabnya. Bahkan rekeningnya saja masih pakai punya orang tua

2. Tidak ada jam kerja khusus karena masih terikat sekolah dan masa bermain. Jangan heran kalau Anda hubungi sementara dia lagi jalan-jalan di mall atau lagi sibuk main game x_x. Bagaimana kalau Anda beli server / hosting di dia dan servernya mati x_x

 

Memang tidak semua seperti itu. Hanya berdasar pengalaman saya saja. Semoga Anda tidak mengalami!

Nov
4

Dulu seller tipu buyer, kini banyak juga seller ditipu buyer

Number of View: 2962

Beberapa orang yang ingin bertransaksi dengan adabisnis.com ada yang ragu. Mereka sampai ada yang meminta scan KTP dan Kartu Keluarga… wow…. Terang saja saya tolak. Lalu saya beri link ke testimoni www.adabisnis.com/testimoni maupun blog pribadi saya www.purbakuncara.com, supaya mereka yakin. Dan kebanyakan cara ini efektif.

Saya ketemu teman-teman yang tidak tahu menahu apa itu bisnis internet atau bisnis online. Tapi mereka sering belanja secara online. Misal beli TAS dlsb. Saya tanya kenapa mereka lebih memilih beli di online ketimbang offline, alasannya :

1. Ada teman yang merekomendasikan

2. Barang bagus

3. Harga lebih murah dibanding di pasaran

4. Barang jarang ada di pasaran.

Harga memang murah, tapi juga ada tambahan biaya untuk pengiriman barang, dan mereka anggap itu wajar saja, apalagi kalau belinya lebih banyak bersama teman-teman lain, sehingga biaya pengiriman bisa lebih ringan karena ditanggung bersama.

Sewaktu saya tanya, apakah ga takut tertipu ? Jawabnya, tidak.

Ini cuma survey kecil-kecilan yang saya tanyakan ke teman-teman yang suka belanja online tetapi buta terhadap bisnis internet.

 

Seringkali banyak orang takut untuk memulai bisnis online karena melihat tingkat penipuan yang sering terjadi. Jika dulu hanya buyer yang ditipu seller, sekarang juga banyak kejadian seller yang ditipu oleh buyer.

Kalau saya pribadi, lebih memilih untuk bayar di muka daripada di belakang. Selain hal itu menunjukkan keseriusan buyer, juga akan memotivasi kita untuk segera mengerjakan pesanan. Sebab pernah ada kejadian, saya buatkan web untuk orang yang mengaku kakaknya teman saya. Web sudah jadi, tapi orangnya waktu ditagih pembayaran via sms dan telfon selalu berkelit kalau lagi di luar, lagi jauh dari ATM, lagi sakit dlsb. Akhirnya saya tutup webnya.

Mungkin Anda pernah mengalami kejadian ditipu buyer ? ada berbagai macam modus. Mari sharing dan berdiskusi bagaimana mencegahnya!

Follow us on Twitter! Follow us on Twitter!
Twitter Update

AudioBook Internet Marketing

Saya sudah membuat sebuah audiobook internet marketing untuk Anda. Silahkan download gratis dengan mengetikkan Nama dan Email Anda di bawah ini :
Nama Depan :
Email Utama :

Iklan

Diamond Whitening Body Care


pasang iklan efektif dan efisien


Seluruh isi iklan adalah tanggung jawab pemasang

Promosikan Usaha Anda di sini

Layanan Kami

Yahoo Messenger!



Layanan YM tersedia untuk pertanyaan seputar layanan yang kami jual, bukan pertanyaan tentang artikel umum kami

Radio Streaming

ADAbisnis.com Radio

Advertise


peluang usaha
Agen Alat Terapi Ion Elektrik Rendam Kaki

Cara membuat radio streaming

Jasa pembuatan radio streaming

radio streaming murah

Bisnis Herbal

Peluang Bisnis Online

cara hidup sehat

Produk Ajaib XAMthone Plus

jasa seo murah

kursus bahasa korea

Software Akuntansi Laporan Keuangan Terbaik

Obat Kuat

Obat Kuat Sex

penyakit ginjal


Seluruh isi iklan adalah tanggung jawab pemasang
Mau pasang backlink di sini? Cuma 20rb/bln
eXTReMe Tracker

Fans Page

Artikel Terbaru

Popular post by view