Cara Menghadapi Calon Pelanggan Yang Tidak Puas Dengan Provider Lain

Posted on Updated on

Beberapa kali saya mendapatkan klien yang pindah dari provider lain. Semisal, pelanggan yang tidak puas dengan kinerja hosting lain.

Berdasar pengalaman saya, pelanggan seperti ini jika tidak diberi pengertian, maka setelah pindah ke tempat saya, malah saya sendiri yang susah. Komplain melulu…

Bagaimana menghadapinya ?

Anda perlu strategi khusus untuk hal ini.

– Bilang ke calon pelanggan bahwa permasalahan dengan provider sebelumnya harus diselesaikan terlebih dahulu. Jangan sampai masalah yang belum tuntas malah dibawa ke Anda. Capek sendiri kan… ?? Mau jadi pahlawan kesiangan yang berpikir bahwa mereka akan lebih baik setelah di tempat Anda ??  Tunda dulu pikiran seperti itu. Biarkan mereka selesaikan masalahnya dulu meski Anda bisa jadi tidak dapat order dari mereka.

– Anda harus mengerti masalah apa yang dihadapi klien saat berada pada provider sebelumnya. Misalnya, mereka sering menyebabkan server OVERLOAD akibat traffic situsnya yang melebihi batas shared hosting (load CPU lebih dari 15% dalam 90 menit). Kalau seperti ini, Andapun harus berhati-hati. Jangan biarkan klien membayar terlebih dahulu. Tetapi biarkan uji coba dulu di server Anda dalam 1 – 2 minggu, apakah menyebabkan load server yang begitu tinggi. Jika tidak, memang server Anda jodoh dengan situs mereka. Adem ayem istilahnya…. he3

Buat perjanjian yang jelas bahwa hubungan klien dengan Anda adalah hubungan KERJASAMA. Klien membutuhkan Anda dan Anda membutuhkan klien. Artinya, masalah teknis harus sama-sama mengerti. Misalnya, seperti kasus di atas tadi, bahwa traffic situs yang tinggi mempengaruhi load server. Jika suatu saat terjadi load server, maka dimohon klien untuk segera GO AWAY tanpa komplain sedikitpun. Saran saya, setiap perjanjian, harus ada bukti. Misalnya, rekam suara telepon klien yang menyatakan bahwa mereka menyetujui PERJANJIAN ini!

– Tipe pelanggan seperti ini memang kebanyakan maunya menang sendiri. Dan biasanya PEMULA. Meski sudah buat perjanjian, suatu saat nanti pasti ada problem-problem baru lagi. Tenang saja.. dah jadi risiko bisnis di bidang jasa kalee.. Jika memang komplainnya terlalu berlebihan, misal tidak terlalu URGENT tetapi teleponnya sampai mengganggu Anda, maka….. TRIK : ga usah angkat telepon mereka. Biarkan adem dulu. Biasanya beberapa saat ga pernah komplain lagi. Dah bosen kali ye….

Oke, sampe di sini dulu tips dari saya. Mungkin tampak sadis ya. Tapi ini berdasarkan pengalaman saya loh.

4064 Total Views 1 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons