Dua orang berjalan mengembara bersama-sama melalui sebuah hutan yang lebat. Saat itu tiba-tiba seekor beruang yang sangat besar keluar dari semak-semak di dekat mereka.
Salah satu pengembara, hanya memikirkan keselamatannya dan tidak menghiraukan temannya, memanjat ke sebuah pohon yang berada dekat dengannya.
Pengembara yang lain, merasa tidak dapat melawan beruang yang sangat besar itu sendirian, melemparkan dirinya ke tanah dan berbaring diam-diam, seolah-olah dia telah meninggal. Dia sering mendengar bahwa beruang tidak akan menyentuh hewan atau orang yang telah meninggal.
Temannya yang berada di pohon tidak berbuat apa-apa untuk menolong temannya yang berbaring. Entah hal ini benar atau tidak, beruang itu sejenak men
gendus-endus di dekat kepalanya, dan kelihatannya puas bahwa korbannya telah meninggal, beruang tersebutpun berjalan pergi.
Pengembara yang berada di atas pohon kemudian turun dari persembunyiannya.
“Kelihatannya seolah-olah beruang itu membisikkan sesuatu di telingamu,” katanya. “Apa yang di katakan oleh beruang itu”
“Beruang itu berkata,” kata pengembara yang berbaring tadi, “Tidak bijaksana berjalan bersama-sama dan berteman dengan seseorang yang membiarkan dan tidak menghiraukan temannya yang berada dalam bahaya.”
Nah, teman-teman mari kita lebih memperhatikan kepentingan orang lain daripada kepentingan kita sendiri. Mengapa? Mario Teguh pernah mengatakan bahwa kita akan disebut bernilai apabila kita benar-benar memiliki nilai atau arti bagi orang-orang di sekitar kita. Mari raih kehidupan yang bernilai dengan memperhatikan kepentingan orang lain lebih utama dari kepentingan kita sendiri. Semoga bermanfaat.
number of view: 2986Kata Kunci dari Search Engine untuk artikel ini :
hutan, pengembara, tipe orang yang tidak memperhatikan kepentingan orang lain, hutan belantara, DUA ORANG PENGEMBARA DAN SEEKOR BERUANG, memperhatikan kepentingan orang lain
Filed under: Wisdom
Trackback Uri
Facebook comments:
| Copy and Paste the code below | |
| Email and IM | |
| Websites | |
| Forums | |








Blog Pribadi Purba Kuncara, seorang Dokter Umum di Kota Dingin Malang, Jawa Timur. Mulai aktif ngeblog sejak akhir Januari 2008. Blog ini sebagai tempatnya untuk berbagi pengetahuan tentang dunia internet dan bisnis online. Dia tertarik dengan blogging (wordpress, SEO dan desain web), affiliate marketing, musik, komputer, fotografi, videografi, sound engineering, broadcasting, facebook marketing dan email marketing -
Facebook
Twitter
RSS
wah, ceritanya mantap nich… ada lucunya, namun penuh hikmah..
it is not nice to be important but it is more important to be nice
memang hidup jauh lebih bernilai ketika kita bisa membantu orang lain.
Seperti ketika kita lahir, kita menangis, orang-orang tersenyum, namun ketika kita meninggal, wajah kita tersenyum, dan orang-orang menangis…
[Reply]
Mas, aku dah dapet PR 1. Hehehe
thanks atas ilmunya. Mas, aku mau nax yg d bwh posting “artikel yg brhubungan” itu pake plugin apa? Thx
[Reply]
yoi mas,, mantep banget nih ceritanya, kesetia kawanan harus di junjung tinggi mas.hehe,, btw selamat a blog ini sekarang udah dapet pagerank 2.hheheh
[Reply]
@ Anton Huang
Makasih pak untuk wisdom words nya… Mari terus berbagi…
@ Herry
Sama2 herr… kamu memang hebat!
Untuk pluginsnya aku pake contextual-related-posts. Download aja di
http://wordpress.org/extend/plugins/contextual-related-posts/
@ Awang
Thx you bro untuk artikel SEO nya, satu kata yg gw masih inget “UPDATE TERUS ARTIKELNYA KRN GOOGLE SENENG DENGAN BLOG YANG UP TO DATE”, kurang lbh spt itu. He3… Kamu hebat bro!
[Reply]
hahaha, kayaknya beruang itu ngomong gini deh..
“bilangin gih temenmu biar searching di google cara praktis ngindarin saya, kasian liat dia capek2 manjat2″ wkk.. good story bos
[Reply]