Percantik blogspot Anda dengan Blogspot Costum Domain Rp. 100.000/tahun
Powered by MaxBlogPress  
Jul
19

Mengenal Konfigurasi .htaccess



Number of View: 11640

Ada bagian yang kelihatannya sepele tapi banyak kegunaannya untuk keberlangsungan website Anda. Yaitu sebuah file yang bernama .htaccess.

File .htaccess adalah sebuah file teks ASCII sederhana. Anda bisa membuat atau mengedit file ini di Text Editor (Notepad) dan kemudian mengunggahnya ke direktori yang ingin anda setting.

Perintah-perintah di dalam file .htaccess mempengaruhi direktori tempatnya berada dan semua subdirektorinya. Bila anda meletakkan file .htaccess di public_html, maka hal tersebut akan mempengaruhi semua website anda.

1. Mengarahkan  akses namadomain tanpa WWW ke WWW

Options +FollowSymlinks
RewriteEngine on
rewritecond %{http_host} ^domainanda.com [nc]
rewriterule ^(.*)$ http://www.domainanda.com/$1 [r=301,nc]

2. Mencegah orang lain melihat htaccess dan file lainnya
order allow,deny
deny from all

Jika anda mau mencegah pengaksesan file lain, ganti nama file .htaccess dengan nama file yang lain.

3. Mengubah Pesan Error

Jika anda ingin mengubah halaman error server, anda bisa menggunakan .htaccess untuk mendefinisikan pesan error anda sendiri. Contoh syntax ini adalah:

ErrorDocument 500 /error.html

Isi error.html dengan halaman yang berisikan ERROR.

4. Blok IP tertentu atau pengunjung yang diarahkan dari web lain untuk mengakses web Anda

Jika anda ingin mem-blok access untuk beberapa individu dan anda mengetahui IP / domain name yang digunakan, tambahkan baris berikut :
order deny,allow
deny from 123.456.789.000
deny from 456.78.90.
deny from .capekdeh.com
allow from all
Pada contoh di atas, user dg IP 123.456.789.000 akan diblok. Semua user antara 456.78.90.000 sampai 456.78.90.999 akan diblok. Dan semua user yang terhubung dari capekdeh.com akan diblok. Jika mereka mencoba mengakses situs Anda, maka akan tampil error 403 Forbidden (“You do not have permission to access this site”).

5. Mengarahkan pengunjung ke halaman baru atau direktori baru

Misalnya bila halaman lama Anda adalah halamanlama.html dan halaman baru adalah halamanbaru.html, maka perintahnya adalah:

Redirect permanent /halamanlama.html http://www.domainanda.com/halamanbaru.html

Jika anda mengubah nama direktori, maka perintahnya adalah:

Redirect permanent /direktorilama http://www.domainanda.com/domainbaru/

Perhatikan bahwa nama direktori yang lama ditulis dengan “relative path”, sementara yang baru ditulis dengan “URL absolut” (dengan tanda “/”;)

6. Mencegah “Hot Linking” dan “Bandwidth Leeching”

Untuk mencegah orang lain melink secara langsung ke direktori image atau file anda dari website mereka sehingga mencuri bandwidth Anda, maka gunakan:

RewriteEngine on
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^$
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http://(www\.)?domainanda.com/.*$ [NC]
RewriteRule \.(gif|jpg|png)$ – [F]

Perintah tersebut akan membuat direktori image hanya bisa diakses bila user sedang mengakses www.domainanda.com

Anda jugabisa membuat sebuah gambar bila direktori image Anda dilink. Contohnya image jangandicuri.gif yang bertuliskan: “Mencuri membuat Anda sakit … kunjungi http://domainanda.com untuk melihat gambar yang kami miliki”, maka gunakan perintah:

RewriteEngine on
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^$
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http://(www\.)?domainanda.com/.*$ [NC]
RewriteRule \.(gif|jpg|png)$ http://www.domainanda.com/jangandicuri.gif [R,L]

7. Melindungi WP-Comment-Post.php dari spam

Walaupun ada Akismet, tapi mungkin perlu juga Anda melindungi blog Anda dari serangan spambot yang mencoba mengirim komentar spam langsung melalui wp-comment-post.php tanpa mengakses blog kita.

RewriteEngine On
RewriteCond %{REQUEST_METHOD} POST
RewriteCond %{REQUEST_URI} .wp-comments-post\.php*
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !.*yourblog.com.* [OR]
RewriteCond %{HTTP_USER_AGENT} ^$
RewriteRule (.*) ^http://%{REMOTE_ADDR}/$ [R=301,L]

8. Melindungi WP-Config.php

Melindungi file wp-config.php yang berisi informasi nama database, username database, dan password database anda.

# protect wpconfig.php
<files wp-config.php>
order allow,deny
deny from all
</files>

Facebook comments:

1 Comment to “Mengenal Konfigurasi .htaccess”

  • thealam July 4, 2011 at 23:11

    Thanks atas ilmunya Mas. Setelah saya mencari2 referensi tentang htaccess, akhirnya saya mendapatkan apa yang saya cari2 dlm minggu ini. Maklum, saya newbie. Sekali lagi terima kasih Mas

    [Reply]

Post comment

[+] kaskus emoticons

Follow us on Twitter! Follow us on Twitter!
Twitter Update

AudioBook Internet Marketing

Saya sudah membuat sebuah audiobook internet marketing untuk Anda. Silahkan download gratis dengan mengetikkan Nama dan Email Anda di bawah ini :
Nama Depan :
Email Utama :

Iklan

Diamond Whitening Body Care


pasang iklan efektif dan efisien


Seluruh isi iklan adalah tanggung jawab pemasang

Promosikan Usaha Anda di sini

Layanan Kami

Yahoo Messenger!



Layanan YM tersedia untuk pertanyaan seputar layanan yang kami jual, bukan pertanyaan tentang artikel umum kami

Radio Streaming

ADAbisnis.com Radio

Advertise

Cara membuat radio streaming

Jasa pembuatan radio streaming

radio streaming murah

Bisnis Herbal

Peluang Bisnis Online

cara hidup sehat

Produk Ajaib XAMthone Plus

Gazebo

Architect Villa

jasa seo murah

kursus bahasa korea

Software Akuntansi Laporan Keuangan Terbaik

Obat Kuat

Obat Kuat Sex

Mau pasang backlink di sini? Cuma 20rb/bln
eXTReMe Tracker

Fans Page

Artikel Terbaru

Popular post by view

setting htaccess, htaccess adalah, how to setting htaccess, konfigurasi httacces, cara setting htaccess, setting htaccess block ip, setting htaccess web yang optimal, setting htacces, mengenal file public html, cara akses blog tanpa /wp, htaccess tutorial rewriterule, htaccess set password, cara setting httacces, cara set htaccess file, cara mengamankan wp comment wp, setting httaccess