Mengenal Konfigurasi .htaccess

Number of View: 14373
Ada bagian yang kelihatannya sepele tapi banyak kegunaannya untuk keberlangsungan website Anda. Yaitu sebuah file yang bernama .htaccess.
File .htaccess adalah sebuah file teks ASCII sederhana. Anda bisa membuat atau mengedit file ini di Text Editor (Notepad) dan kemudian mengunggahnya ke direktori yang ingin anda setting.
Perintah-perintah di dalam file .htaccess mempengaruhi direktori tempatnya berada dan semua subdirektorinya. Bila anda meletakkan file .htaccess di public_html, maka hal tersebut akan mempengaruhi semua website anda.
1. Mengarahkan akses namadomain tanpa WWW ke WWW
Options +FollowSymlinks
RewriteEngine on
rewritecond %{http_host} ^domainanda.com [nc]
rewriterule ^(.*)$ http://www.domainanda.com/$1 [r=301,nc]
2. Mencegah orang lain melihat htaccess dan file lainnya
order allow,deny
deny from all
Jika anda mau mencegah pengaksesan file lain, ganti nama file .htaccess dengan nama file yang lain.
3. Mengubah Pesan Error
Jika anda ingin mengubah halaman error server, anda bisa menggunakan .htaccess untuk mendefinisikan pesan error anda sendiri. Contoh syntax ini adalah:
ErrorDocument 500 /error.html
Isi error.html dengan halaman yang berisikan ERROR.
4. Blok IP tertentu atau pengunjung yang diarahkan dari web lain untuk mengakses web Anda
Jika anda ingin mem-blok access untuk beberapa individu dan anda mengetahui IP / domain name yang digunakan, tambahkan baris berikut :
order deny,allow
deny from 123.456.789.000
deny from 456.78.90.
deny from .capekdeh.com
allow from all
Pada contoh di atas, user dg IP 123.456.789.000 akan diblok. Semua user antara 456.78.90.000 sampai 456.78.90.999 akan diblok. Dan semua user yang terhubung dari capekdeh.com akan diblok. Jika mereka mencoba mengakses situs Anda, maka akan tampil error 403 Forbidden (“You do not have permission to access this site”).
5. Mengarahkan pengunjung ke halaman baru atau direktori baru
Misalnya bila halaman lama Anda adalah halamanlama.html dan halaman baru adalah halamanbaru.html, maka perintahnya adalah:
Redirect permanent /halamanlama.html http://www.domainanda.com/halamanbaru.html
Jika anda mengubah nama direktori, maka perintahnya adalah:
Redirect permanent /direktorilama http://www.domainanda.com/domainbaru/
Perhatikan bahwa nama direktori yang lama ditulis dengan “relative path”, sementara yang baru ditulis dengan “URL absolut” (dengan tanda “/”![]()
6. Mencegah “Hot Linking” dan “Bandwidth Leeching”
Untuk mencegah orang lain melink secara langsung ke direktori image atau file anda dari website mereka sehingga mencuri bandwidth Anda, maka gunakan:
RewriteEngine on
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^$
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http://(www\.)?domainanda.com/.*$ [NC]
RewriteRule \.(gif|jpg|png)$ – [F]
Perintah tersebut akan membuat direktori image hanya bisa diakses bila user sedang mengakses www.domainanda.com
Anda jugabisa membuat sebuah gambar bila direktori image Anda dilink. Contohnya image jangandicuri.gif yang bertuliskan: “Mencuri membuat Anda sakit … kunjungi http://domainanda.com untuk melihat gambar yang kami miliki”, maka gunakan perintah:
RewriteEngine on
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^$
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http://(www\.)?domainanda.com/.*$ [NC]
RewriteRule \.(gif|jpg|png)$ http://www.domainanda.com/jangandicuri.gif [R,L]
7. Melindungi WP-Comment-Post.php dari spam
Walaupun ada Akismet, tapi mungkin perlu juga Anda melindungi blog Anda dari serangan spambot yang mencoba mengirim komentar spam langsung melalui wp-comment-post.php tanpa mengakses blog kita.
RewriteEngine On
RewriteCond %{REQUEST_METHOD} POST
RewriteCond %{REQUEST_URI} .wp-comments-post\.php*
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !.*yourblog.com.* [OR]
RewriteCond %{HTTP_USER_AGENT} ^$
RewriteRule (.*) ^http://%{REMOTE_ADDR}/$ [R=301,L]
8. Melindungi WP-Config.php
Melindungi file wp-config.php yang berisi informasi nama database, username database, dan password database anda.
# protect wpconfig.php
<files wp-config.php>
order allow,deny
deny from all
</files>
Facebook comments:
2 Comments to “Mengenal Konfigurasi .htaccess”
Post comment
AudioBook Internet Marketing
Iklan
Layanan Kami
Yahoo Messenger!
Radio Streaming
Advertise
Fans Page
Artikel Terbaru
- Raih Ribuan Dollar dari WSO
- Pentingnya kolom pencarian dan artikel terkait
- 6 Top Broker Forex Trading di Indonesia
- Bisnis Internet Apa Harus Punya Akun Paypal ?
- Masih Perlukah BBM Untuk Bisnis ?
- Follow Up Calon Pembeli Dengan SMS
- Kelemahan Menaruh Banyak Domain Dalam 1 Hosting
- Cara mengatasi tampilan wordpress kacau setelah pindah hosting
- Cara Mengatasi Error Saat Upgrade Plugins WordPress
- Cara Mengatasi Error “553-Can’t open that file: Permission denied” di Filezilla
- Cek Web Anda Secara Berkala
- Cara mengetahui spesifikasi VPS melalui SSH
- Jasa memperbaiki blog wordpress self hosted
- Cara Mengkloning Blog WordPress
- Cara Memindahkan File ke Folder lain via SSH
- Hosting Bayar sekali untuk selamanya (Lifetime), benarkah ?
- Hosting disuspend, datanya hilang ?
- Amankan Domain .NET Anda
- 4 Plugins Untuk Membantu SEO On Page Blog WordPress Anda
- Cara Pindah Hosting antar Server Tanpa Perlu Download SQL
Popular post by view
- Free Download NetCut, Software Pengontrol Koneksi Jaringan Internet - 192466 hits
- Cara Membuat Windows Jadi Hang (1) - 109006 hits
- Cara Memasang Banner Flash di Blog - 95218 hits
- Download Gratis - 93220 hits
- Free Download Yahoo Messenger 10 beta (Offline Installer) - 83841 hits
- Download Software Untuk membuat Animasi Gif. Gratis! - 80122 hits
- Cara Setting Wifi dengan Access Point Wireless Router Linksys Menggunakan Koneksi Telkom Speedy - 79402 hits
- Download Mozilla FireFox 3.5.1 Bahasa Indonesia - 76037 hits
- Cara Download Video Youtube Dengan Sekali Klik - 72210 hits
- Tutorial Cara Setting OpenDNS - 67243 hits
- Awas!!! Password Anda Bisa Dihack!!! - 66015 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 58740 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 58740 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 58740 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 58740 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 58740 hits
- Percepat Koneksi Internet Anda dengan Google Public DNS - 58548 hits
- Profile - 55053 hits
- 5 Langkah Menulis Komentar yang Menarik! - 50900 hits
- Cara Mengaktifkan Show hidden files yang diubah oleh virus - 48356 hits









Facebook
Twitter
RSS
Thanks atas ilmunya Mas. Setelah saya mencari2 referensi tentang htaccess, akhirnya saya mendapatkan apa yang saya cari2 dlm minggu ini. Maklum, saya newbie. Sekali lagi terima kasih Mas
[Reply]
Saya mau nanya, kalau mau menambahkan perintah2 di htaccess itu harus sebelum perintah
</IfModule
atau bisa juga setelahnya?
[Reply]