Menyikapi maraknya telfon dari Tele-Marketing
Number of View: 3059
Pernahkan Anda ditelfon oleh salah satu provider telekomunikasi yang diiming-imingi tarif flat ? Dan ketika Anda bilang setuju maka tagihan telfon bulan berikutnya akan dihitung flat, padahal tagihan telfon bulanan Anda sebelumnya tidak pernah mencapai angka flat itu?
Ataukah Anda pernah ditelfon oleh marketing sebuah bank dimana Anda menjadi nasabah? Anda ditawari kartu kredit, asuransi atau produk lain karena Anda “telah terpilih”. Wow…
Tips dari saya : Jika Anda masih bingung, atau hal ini begitu mengganggu Anda, maka silahkan tutup telfonnya. Tetapi jika Anda mengerti betul manfaatnya atau pernah mendengar teman yang lain menceritakan manfaatnya, silahkan Anda teruskan mendengar ocehan sang marketing.
Biasanya tele-marketing tidak memberikan kesempatan kepada Anda untuk lama-lama berpikir dalam mengambil keputusan, karena harus saat itu juga. Dan jika Anda bilang “saya masih belum perlu”, maka akan diceritakan lagi manfaat-manfaatnya, dan kerugian jika tidak Anda ambil. “Dengan hanya membayar premi 76ribu/bulan, Anda akan diproteksi terhadap segala kecelakan yang menimpa Anda….. Bandingkan dengan apa yang Anda bayar dan apa yang Anda dapat”.
Atau seperti ini “Pak, jika Anda mengambil tarif flat ini maka Anda akan mendapat gratis telfon ke seluler sekian menit…. dst. Ini jelas lebih banyak manfaatnya pak”.
Dan perlu diingat bahwa dalam tele-marketing, persetujuan Anda direkam dalam voice recorder. Tidak perlu tanda tangan hitam di atas putih.
Kasus yang tarif flat, saya akhirnya menelefon ke call centernya, dan meminta untuk berhenti, tapi call center tsb kembali menceritakan manfaatnya sampai berputar-putar. Akhirnya saya tegaskan “Maaf, saya minta sekarang juga untuk dikembalikan ke tarif normal”. Dan bulan berikutnya tagihan telfon kembali normal.
Semoga bermanfaat!
Facebook comments:
3 Comments to “Menyikapi maraknya telfon dari Tele-Marketing”
Post comment
AudioBook Internet Marketing
Sponsor
Layanan Kami
Yahoo Messenger!
Radio Streaming
Advertise
Fans Page
Artikel Terbaru
- Bagaimana cara memulai bisnis ? Galau nih
- Gagal berbisnis secara online ?
- Hosting disuspend kok suruh bayar ?
- Jangan sekali-kali meminjamkan uang di dunia maya
- Perbedaan CV dan PT dan kapan harus memilihnya
- Investasi Rumah, Aset atau kewajiban ?
- Bisnis di kota besar atau di daerah ?
- Special Promo Viosender April 2013
- Ebook : Optimasi Keamanan WordPress 3
- Tips Mengatasi web wordpress yang kena hack
- Jasa Perpanjangan Akun WhatsApp Aman dan Cepat
- Perbedaan Private Label Rights (PLR), Master Resell Rights (MRR) dan Resell Rights
- 16 Elemen Yang Harus Ada di Toko Online Anda
- 10 Usaha Online Dari Rumah
- Pentingnya Nomer Cantik Untuk Bisnis
- Daftarkan Lokasi Usaha Anda di Google Place
- F.O.C.U.S
- Jasa Pembuatan Video Streaming
- Seberapa Efektifkah Iklan Anda ?
- 4 Langkah Membuat Toko Online Modal Kecil
Popular post by view
- Free Download NetCut, Software Pengontrol Koneksi Jaringan Internet - 250682 hits
- Cara Setting Wifi dengan Access Point Wireless Router Linksys Menggunakan Koneksi Telkom Speedy - 126102 hits
- Download Mozilla FireFox 3.5.1 Bahasa Indonesia - 125773 hits
- Cara Membuat Windows Jadi Hang (1) - 122342 hits
- Cara Memasang Banner Flash di Blog - 105062 hits
- Free Download Yahoo Messenger 10 beta (Offline Installer) - 103798 hits
- Download Gratis - 103529 hits
- Download Software Untuk membuat Animasi Gif. Gratis! - 92126 hits
- Tutorial Cara Setting OpenDNS - 86477 hits
- Profile - 81150 hits
- Cara Download Video Youtube Dengan Sekali Klik - 79471 hits
- Awas!!! Password Anda Bisa Dihack!!! - 72866 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 71014 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 71014 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 71014 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 71014 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 71014 hits
- Percepat Koneksi Internet Anda dengan Google Public DNS - 66882 hits
- Free Download : HTML Color Picker, Software Untuk Menampilkan Kode Warna HTML - 64613 hits
- 5 Langkah Menulis Komentar yang Menarik! - 62494 hits















Facebook
Twitter
RSS
Wah makasih tipsnya saya juga pernah tapi langsung saya tutup hehe
[Reply]
kalo tarif flat, saya pernah kena. hasilnya tagihan malah lebih besar daripada tagihan biasa. akhirnya diubah lagi dech. klo dari asuransi paling sering, juga dari perusahaan investasi. Klo lg pgn ngobrol, ya diladeni, kl lg gak pengen, ya bilang lg nyetir. haha.
[Reply]
Memang dalam menghadapi tele marketing, jika kita memang tidak tertarik segera katakan tidak. Karena sekali kita tidak tegas, maka tele marketing tersebut akan tambah bicara panjang lebar.
[Reply]