Prioritas Kerja

Posted on

Sewaktu saya dulu mengikuti bimbingan belajar untuk menghadapi SPMB, saya diajarin untuk mengerjakan soal-soal yang mudah (dan yakin benar) dulu. Baru setelah semua soal yang mudah selesai dikerjakan (ga perlu diteliti lagi), fokus mengerjakan ke soal yang sulit. Ya sekitar 30 % rata-rata soal yang sulit (bagi saya). Jadi saya fokus ke 70% dulu. Jika 70% ini benar maka sudah mencukupi untuk masuk di kedokteran. Yang 30% karena sulit dan tidak ketemu jawabannya ya akhirnya gambling.

Antara soal yang mudah dan yang sulit poinnya sama. Benar nilainya 4. Salah nilai -1. Tidak dijawab nilainya 0. Tidak dilihat tingkat kesulitannya, tapi dilihat hasil keseluruhan.

Demikian juga dalam manajemen pekerjaan. Kerjakan dulu hal yang mudah dan cepat untuk kerjakan. Baru kerjakan hal yang menuntut waktu lama. Kalau ga mampu mengatasinya, serahkan ke orang lain. Jangan mencoba mengerjakan sendiri karena akan membuang-buang waktu Anda. Anda seorang penentu. Tentukanlah mana pekerjaan yang bisa Anda atasi sendiri dengan cepat dan mana yang tidak bisa.

Saya yakin, filosofi poin nilai ujian di atas disamakan dengan filosofi swaktu kerja.

Saya pribadi, waktu kerja efektif akan saya gunakan untuk pekerjaan yang ringan-ringan dan cepat di atas. Karena pekerjaan yang ringan ini jumlahnya buaanyaakkk. Misalnya aktivasi domain hosting, vcc, jual beli balance paypal, review, dll. Jika ada order yang membutuhkan waktu ekstra (misal instalasi script baru, pembuatan desain web dll), maka saya akan bilang “pending” dulu. Pekerjaan ini akan saya kerjakan nanti malam setelah semua pekerjaan saya selesai. Jika memang waktunay tidak mencukupi, maka saya akan kontak teman saya untuk menyelesaikannya. Dan saya kasi dia waktu sekian untuk cepat menyelesaikannya.

Atau mungkin pekerjaan sulit itu dihargai mahal. Maka saya akan memilih fokus untuk mengerjakannya. Karena TOTAL PENDAPATAN saya hari itu sudah tertutupi (atau bahkan lebih) dari 1 pekerjaan itu. Yang lainnya dipending, kalau bisa dipending. Atau dikasikan ke yang lain.

Kerjakan dulu yang mudah dengan cepat. Jangan sepelekan hal itu dengan menfokuskan hal yang sulit. Ingat! Poinnya sama. Kalau tidak mampu, serahkan ke orang lain.

2771 Total Views 2 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons