Tutorial Cara Setting OpenDNS
Number of View: 67337Ada pertanyaan dari client saya mengenai tampilan blognya yang tidak berubah saat gambar headernya diganti. Saya bilang ke dia untuk mengubah DNSnya dengan IP DNS dari OpenDNS. Nah masalahnya lagi ternyata clientnya juga mengalami hal yang sama. Tidak terjadi perubahan pada tampilan blognya.
Hal ini dikarenakan setingan DNS default dari ISP, misal Speedy dan IM2, kurang cepat update DNS cachenya. Sehingga seringkali ketika dilakukan perubahan, terutama bagian header blog misalnya, maka tidak akan cepat segera berubah. Lalu hasilnya adalah client komplain ke provider hosting menanyakan apakah ada masalah dengan server.
Bahkan yang lebih parah yaitu saat pindah hosting, blog sudah diupdate, eh beberapa pengunjung masih mendapat halaman di hosting yang lama. Bahkan ada yang komentar segala. Sehingga admin blog tidak mengetahuinya.
Jadi pointnya : ini adalah masalah koneksi. Bukan masalah server hosting.
Solusi : Gunakan Open DNS
Langkah-langkah setting openDNS pada windows XP :
1. Klik Control Panel dari Start menu.

2. Klik “Network Connections”.

3. Pilih koneksi internet Anda

4. Klik tombol “Properties”.

5. Pilih Internet Protocol (TCP/IP) dan klik “Properties”.

6. Klik tombol pada “Use the following DNS server addresses” dan ketikkan IP OpenDNS pada Preferred DNS server dan Alternate DNS server fields.
Jika sebelumnya sudah ada isian DNS di situ (misal, settingan DNS dari speedy), silahkan dihapus saja dan gantikan dengan IP di bawah ini :
Preferred DNS server address : 208.67.222.222
Alternate DNS server address : 208.67.220.220

Upssss…..
Open DNS sekarang tidak sebagus dulu… lebih pakai google public dns aja gan… hampir sama caranya.. silahkan baca artikel nya di sini…
Percepat Koneksi Internet Anda dengan Google Public DNS
Number of View: 58613Kalau di tutorial sebelumnya saya menulis tentang OpenDNS, sekarang saya akan menyajikan bagaimana cara “mempercepat” koneksi internet dengan mengubah setting DNS menggunakan Google Public DNS.
Memang menggunakan openDNS sudah lumayan bisa mempercepat koneksi (sebelum menggunakan openDNS pun sebetulnya koneksi saya sudah kenceng). Saya menggunakan openDNS berkaitan dengan DNS koneksi saya yang kurang up to date untuk koneksi internasional. Misalnya nih : baru set domain dihubungkan ke hosting. Nah, kalo menggunakan DNS bawaan dari ISP maka bisa-bisa harus nunggu berhari-hari. Tapi dengan menggunakan openDNS maka langsung bisa dilihat apakah sudah terhubung apa belum, tanpa perlu repot menggunakan web proxy seperti hidemyass.com ataupun www.adabisnis.com/proxy2
Tapi… ada tapinya nih.. ternyata saya menggunakan openDNS akhir-akhir ini seringkali kurang up to date.. sehingga saya juga sering menggunakan web proxy yang saya sebutkan di atas.
Malam ini saya coba untuk mengganti DNS menggunakan Google Public DNS. Ternyata… yang semula saya buka sebuah domain harus pake proxy supaya terlihat, sekarang ga perlu lagi. Langsung dapat dilihat. Yang saya bicarakan di sini dalam kaitan dengan propagasi domain dan hosting.
Google menyediakan fasilitas DNS untuk umum yang bisa Anda gunakan secara cuma-cuma. Dengan menggunakan Google Public DNS diklaim bahwa browsing akan terasa lebih cepat, keamanan yang lebih baik serta tanpa adanya redirect.
Alamat ip yang digunakan sebagai Public DNS adalah:
- Primary : 8.8.8.8
- Secondary : 8.8.4.4
Lantas bagaimana cara menggunakannya? bisa ikuti langkah yang diberikan google di sini (bahasa inggris) atau di sini (bahasa indonesia).
Atau tonton aja videonya di bawah ini yach :
Untuk tutorialnya cara setting Google Public DNS, silahkan baca di artikel di sini (klik di sini).
Untuk tutorial lengkap mengenai DNS, silahkan baca di artikel di sini (klik).
NB : Saya masih baru menggunakan Google Public DNS. So, belum bisa memberikan laporan yang akurat. Yang penting dicoba dulu deh… ya ngga ??! ![]()
AudioBook Internet Marketing
Iklan
Layanan Kami
Yahoo Messenger!
Radio Streaming
Advertise
Fans Page
Artikel Terbaru
- Raih Ribuan Dollar dari WSO
- Pentingnya kolom pencarian dan artikel terkait
- 6 Top Broker Forex Trading di Indonesia
- Bisnis Internet Apa Harus Punya Akun Paypal ?
- Masih Perlukah BBM Untuk Bisnis ?
- Follow Up Calon Pembeli Dengan SMS
- Kelemahan Menaruh Banyak Domain Dalam 1 Hosting
- Cara mengatasi tampilan wordpress kacau setelah pindah hosting
- Cara Mengatasi Error Saat Upgrade Plugins WordPress
- Cara Mengatasi Error “553-Can’t open that file: Permission denied” di Filezilla
- Cek Web Anda Secara Berkala
- Cara mengetahui spesifikasi VPS melalui SSH
- Jasa memperbaiki blog wordpress self hosted
- Cara Mengkloning Blog WordPress
- Cara Memindahkan File ke Folder lain via SSH
- Hosting Bayar sekali untuk selamanya (Lifetime), benarkah ?
- Hosting disuspend, datanya hilang ?
- Amankan Domain .NET Anda
- 4 Plugins Untuk Membantu SEO On Page Blog WordPress Anda
- Cara Pindah Hosting antar Server Tanpa Perlu Download SQL
Popular post by view
- Free Download NetCut, Software Pengontrol Koneksi Jaringan Internet - 192952 hits
- Cara Membuat Windows Jadi Hang (1) - 109064 hits
- Cara Memasang Banner Flash di Blog - 95276 hits
- Download Gratis - 93274 hits
- Free Download Yahoo Messenger 10 beta (Offline Installer) - 84025 hits
- Download Software Untuk membuat Animasi Gif. Gratis! - 80260 hits
- Cara Setting Wifi dengan Access Point Wireless Router Linksys Menggunakan Koneksi Telkom Speedy - 79582 hits
- Download Mozilla FireFox 3.5.1 Bahasa Indonesia - 76104 hits
- Cara Download Video Youtube Dengan Sekali Klik - 72248 hits
- Tutorial Cara Setting OpenDNS - 67337 hits
- Awas!!! Password Anda Bisa Dihack!!! - 66066 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 58806 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 58806 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 58806 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 58806 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 58806 hits
- Percepat Koneksi Internet Anda dengan Google Public DNS - 58613 hits
- Profile - 55265 hits
- 5 Langkah Menulis Komentar yang Menarik! - 50972 hits
- Cara Mengaktifkan Show hidden files yang diubah oleh virus - 48425 hits









Facebook
Twitter
RSS