Tutorial Cara Setting OpenDNS
Number of View: 56307Ada pertanyaan dari client saya mengenai tampilan blognya yang tidak berubah saat gambar headernya diganti. Saya bilang ke dia untuk mengubah DNSnya dengan IP DNS dari OpenDNS. Nah masalahnya lagi ternyata clientnya juga mengalami hal yang sama. Tidak terjadi perubahan pada tampilan blognya.
Hal ini dikarenakan setingan DNS default dari ISP, misal Speedy dan IM2, kurang cepat update DNS cachenya. Sehingga seringkali ketika dilakukan perubahan, terutama bagian header blog misalnya, maka tidak akan cepat segera berubah. Lalu hasilnya adalah client komplain ke provider hosting menanyakan apakah ada masalah dengan server.
Bahkan yang lebih parah yaitu saat pindah hosting, blog sudah diupdate, eh beberapa pengunjung masih mendapat halaman di hosting yang lama. Bahkan ada yang komentar segala. Sehingga admin blog tidak mengetahuinya.
Jadi pointnya : ini adalah masalah koneksi. Bukan masalah server hosting.
Solusi : Gunakan Open DNS
Langkah-langkah setting openDNS pada windows XP :
1. Klik Control Panel dari Start menu.

2. Klik “Network Connections”.

3. Pilih koneksi internet Anda

4. Klik tombol “Properties”.

5. Pilih Internet Protocol (TCP/IP) dan klik “Properties”.

6. Klik tombol pada “Use the following DNS server addresses” dan ketikkan IP OpenDNS pada Preferred DNS server dan Alternate DNS server fields.
Jika sebelumnya sudah ada isian DNS di situ (misal, settingan DNS dari speedy), silahkan dihapus saja dan gantikan dengan IP di bawah ini :
Preferred DNS server address : 208.67.222.222
Alternate DNS server address : 208.67.220.220

Upssss…..
Open DNS sekarang tidak sebagus dulu… lebih pakai google public dns aja gan… hampir sama caranya.. silahkan baca artikel nya di sini…
Percepat Koneksi Internet Anda dengan Google Public DNS
Number of View: 51421Kalau di tutorial sebelumnya saya menulis tentang OpenDNS, sekarang saya akan menyajikan bagaimana cara “mempercepat” koneksi internet dengan mengubah setting DNS menggunakan Google Public DNS.
Memang menggunakan openDNS sudah lumayan bisa mempercepat koneksi (sebelum menggunakan openDNS pun sebetulnya koneksi saya sudah kenceng). Saya menggunakan openDNS berkaitan dengan DNS koneksi saya yang kurang up to date untuk koneksi internasional. Misalnya nih : baru set domain dihubungkan ke hosting. Nah, kalo menggunakan DNS bawaan dari ISP maka bisa-bisa harus nunggu berhari-hari. Tapi dengan menggunakan openDNS maka langsung bisa dilihat apakah sudah terhubung apa belum, tanpa perlu repot menggunakan web proxy seperti hidemyass.com ataupun www.adabisnis.com/proxy2
Tapi… ada tapinya nih.. ternyata saya menggunakan openDNS akhir-akhir ini seringkali kurang up to date.. sehingga saya juga sering menggunakan web proxy yang saya sebutkan di atas.
Malam ini saya coba untuk mengganti DNS menggunakan Google Public DNS. Ternyata… yang semula saya buka sebuah domain harus pake proxy supaya terlihat, sekarang ga perlu lagi. Langsung dapat dilihat. Yang saya bicarakan di sini dalam kaitan dengan propagasi domain dan hosting.
Google menyediakan fasilitas DNS untuk umum yang bisa Anda gunakan secara cuma-cuma. Dengan menggunakan Google Public DNS diklaim bahwa browsing akan terasa lebih cepat, keamanan yang lebih baik serta tanpa adanya redirect.
Alamat ip yang digunakan sebagai Public DNS adalah:
- Primary : 8.8.8.8
- Secondary : 8.8.4.4
Lantas bagaimana cara menggunakannya? bisa ikuti langkah yang diberikan google di sini (bahasa inggris) atau di sini (bahasa indonesia).
Atau tonton aja videonya di bawah ini yach :
Untuk tutorialnya cara setting Google Public DNS, silahkan baca di artikel di sini (klik di sini).
Untuk tutorial lengkap mengenai DNS, silahkan baca di artikel di sini (klik).
NB : Saya masih baru menggunakan Google Public DNS. So, belum bisa memberikan laporan yang akurat. Yang penting dicoba dulu deh… ya ngga ??! ![]()
AudioBook Internet Marketing
Iklan
Layanan Kami
Yahoo Messenger!
Radio Streaming
Fans Page
Artikel Terbaru
- Jasa memperbaiki blog wordpress self hosted
- Cara Mengkloning Blog WordPress
- Cara Memindahkan File ke Folder lain via SSH
- Hosting Bayar sekali untuk selamanya (Lifetime), benarkah ?
- Hosting disuspend, datanya hilang ?
- Amankan Domain .NET Anda
- 4 Plugins Untuk Membantu SEO On Page Blog WordPress Anda
- Cara Pindah Hosting antar Server Tanpa Perlu Download SQL
- Social Media Sebagai Ruang Publik
- Jasa Pindah Hosting dan Transfer Domain Aman dan Cepat
- Memperkuat Sinyal Modem EVDO dengan Antena Yagi
- Buku “Mendulang Dollar Dengan Fiverr” sudah terbit
- Tips Memilih Lokasi Datacenter untuk Server USA
- Menyikapi maraknya telfon dari Tele-Marketing
- Lindungi foto Anda dengan watermark
- Monitor hingga 50 Web secara gratis dengan uptimerobot.com
- Membatasi penggunaan CPU oleh wordpress agar server tidak hung
- Jangan mudah tergiur PROMO
- Buat Web Toko Online Anda Lebih Interaktif
- Cari tahu siapa seller sebelum membeli
Popular post by view
- Free Download NetCut, Software Pengontrol Koneksi Jaringan Internet - 149330 hits
- Cara Membuat Windows Jadi Hang (1) - 98703 hits
- Download Gratis - 88585 hits
- Cara Memasang Banner Flash di Blog - 82628 hits
- Download Software Untuk membuat Animasi Gif. Gratis! - 69022 hits
- Free Download Yahoo Messenger 10 beta (Offline Installer) - 67808 hits
- Cara Download Video Youtube Dengan Sekali Klik - 65984 hits
- Download Mozilla FireFox 3.5.1 Bahasa Indonesia - 63242 hits
- Cara Setting Wifi dengan Access Point Wireless Router Linksys Menggunakan Koneksi Telkom Speedy - 62574 hits
- Awas!!! Password Anda Bisa Dihack!!! - 61386 hits
- Tutorial Cara Setting OpenDNS - 56307 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 51454 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 51454 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 51454 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 51454 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 51454 hits
- Percepat Koneksi Internet Anda dengan Google Public DNS - 51421 hits
- Profile - 47287 hits
- 5 Langkah Menulis Komentar yang Menarik! - 43825 hits
- Cara Mengaktifkan Show hidden files yang diubah oleh virus - 43652 hits




Facebook
Twitter
RSS