Tutorial Cara Setting Private Name Server Domain
Number of View: 17288Private Name Server adalah sebuah fasilitas dimana kita bisa membuat name server dengan menggunakan subdomain kita. Misalnya domain Anda adalah domain.com…. maka Anda bisa membuat name server ns1.domain.com dan ns2.domain.com.
Biasanya memang fasilitas ini tidak diberikan secara cuma-cuma oleh webhoster. Dan sekalipun Anda bisa membuat name server sendiri, maka tetap harus mengontak webhoster untuk mengubah name server default yang ada di DNS ZONE WHM (Webhosting Management).
Private name server ini berguna untuk Anda :
1. Menggantikan name server provider hosting di whois.
2. Membuat name server Anda kelihatan seolah-olah Anda menggunakan dedicated server (padahal cuma pake shared hosting… ^^ tape deh…
.
Nah, berikut ini langkah-langkahnya :
1. Sebelum dibuat akun hosting, terlebih dahulu masuk ke control panel domain.
2. Klik “Child Name Servers”. Lalu masukkan nama Hostname misalnya : ns1. Pada kolom IP address masukkan IP name server dari hosting yang Anda gunakan. Cara untuk mengetahui IPnya yaitu dengan melakukan PING ke name server yang diberikan oleh provider hosting. Silahkan baca tutorialnya Cara melakukan ping name server menggunakan Command Prompt.

3. Klik tab “Name Servers” lalu masukkan name server yang telah Anda buat tadi. Lalu tekan “Submit”.

4. Sekarang silahkan buat akun hostingnya. Jangan lupa untuk mencentang pilihan “Use the nameservers specified at the Domain’s Registrar
(ignore locally specified nameservers)”. Setelah aktif, silahkan login ke cpanel. Cari tab “Domain” lalu klik icon “Simple DNS Zone Editor”.

5. Lalu masukkan ns1 pada kolom A record beserta IP nya. Demikian juga masukkan ns2.

6. Sampai di sini sudah selesai.
Jika ternyata Anda membuat private name server setelah sebelumnya menggunakan name server default dari webhoster, maka ulangi langkah di atas ditambah dengan langkah di bawah ini (khusus dilakukan oleh webhoster Anda) :
1. Login ke cpanel, klik WHM
2. Pada control panel WHM sebelah kiri, pada tab “DNS Functions” klik “Edit DNS Zone”.

3. Pilih domain yang akan diedit DNS Zonenya. Lalu gantikan nsnya sesuai dengan private name server yang telah dibuat.

Kesalahan dalam setting private name server akan berakibat situs Anda tidak bisa diakses oleh zona DNS tertentu. Semisal Anda kelupaan menyetting A record, maka hilanglah sebagian traffic Anda.
Selamat mencoba!
Redemption Period Domain
Number of View: 8453Ketika Anda membeli sebuah domain, rupanya Anda tidak tahu menahu hal teknis yang menyangkut apa itu domain, bagaimana mendaftar dan memperpanjang dlsb… saya sangsi jika domain Anda bisa jadi masuk Redemption Period, lalu masuk ke masa pending deletion dan setelah itu bisa didaftarkan lagi oleh siapapun juga. Bagaimana dengan image perusahaan Anda nantinya ?? Rugi banget kaaann gara-gara masalah sepele “tidak memperpanjang domain” yang harganya ga sampe puluhan juta. Iya ngga ??
Ini adalah WARNING bagi para pemilik nama domain, jangan sampai telat memperpanjang nama domain Anda. Bisa-bisa Anda harus membayar denda 10 kali lipat jika nama domain Anda sudah masuk pada REDEMPTION PERIOD ini. Tapi jika tidak diperpanjang ya tidak kena denda.
Redemption Period artinya Periode Penebusan, dimana pemilik nama domain masih diberi kesempatan untuk memperpanjang domainnya. Namun biaya penebusan tersebut tidak sama dengan biaya normal perpanjangan. Biayanya 10 kali lipat. Ini sesuai dengan ketentuan pengelolaan nama domain yang berlaku secara internasional.
INI YANG PALING PENTING!
Misalkan masa berlaku domain Anda akan berakhir pada tanggal 03 Oktober 2010 (Anda bisa Cek masa berlaku domain Anda dengan cara membuka http://whois.domaintools.com/domainanda. Misalnya http://whois.domaintools.com/adabisnis.com). Maka sebaiknya Anda segera memperpanjang domain Anda tersebut sebelum tanggal berakhirnya. Biaya yang dikenakan adalah biaya perpanjangan normal. Anda terserah mau kapan membayar ke pihak domain provider asal sebelum masa berlakunya habis.
Mulai tanggal 3 oktober – 13 november 2010 maka domain name Anda sudah masuk pada GRACE PERIOD atau MASA TENGGANG (40 hari). Anda masih bisa memperpanjang domain dengan harga normal, tetapi website Anda sudah tidak bisa diakses lagi dan akan beralih ke halaman parkir domain. Nah loh….
Setelah melewati GRACE PERIOD tersebut maka nama domain akan memasuki REDEMPTION PERIOD selama 30 hari, dimana domain sudah tidak bisa diakses sama sekali tetapi masih bisa diperpanjang dengan denda 10 kali lipat biaya normal. Misal sewa domain Rp. 100.000 / tahun, maka dendanya 10 x Rp. 100.000 = 1 jt. Lama waktu untuk memproses perpanjangan domain pada masa ini adalah 3 – 5 hari kerja.
Setelah masa REDEMPTION PERIOD tersebut habis maka domain Anda akan masuk masa PENDING DELETION selama 5 hari. Pada masa ini domain sudah tidak bisa diperpanjang sama sekali.
Setelah PENDING DELETION berakhir, maka domain akan bisa didaftarkan ulang dan tersedia untuk umum. Siapapun bisa memiliki domain itu…. siapa cepat dia dapat. Anda tidak bisa menyalahkan siapapun ketika kemudian domain Anda dimiliki oleh orang lain. Tentu akan sangat merugikan jika nama domain Anda sangat cantik atau sudah terkenal. Branding perusahaan Andapun akan RUSAKKKK!!!
Adanya REDEMPTION PERIOD tersebut dimaksudkan untuk memberi kesempatan hanya kepada pemilik domain sebelumnya untuk memperpanjang domain. Hanya dia yang bisa, namun setelah itu bisa dimiliki oleh siapa saja!
Oleh karena itu, sekali lagi, jika domain Anda bagus atau terkenal jangan sampai terlambat memperpanjang. Biasanya sistem akan mengirimkan peringatan jauh-jauh hari sebelum domain Anda expired (1 bulan sebelum expired). Segera perpanjang saat itu juga!
Lalu bagaimana kalau domain masih masuk dalam Redemption Period tetapi Anda masih ingin menggunakannya dengan tidak mau membayar denda 10 x lipat ?
Untuk menghindari bayar mahal berarti Anda harus tunggu sampai domain tersebut benar-benar di-delete / dihapus. Tapi harus sering-sering dicek ya…Kuatirnya keduluan orang lain. …… ![]()
Ok mereview lagi masalah ini ya.. :
Setelah masa berlaku domain Anda berakhir, maka akan masuk : 40 hari (Grace period) + 30 hari (Redemption Period) + 5 hari (Pending Deletion period). Jadi totalnya 75 hari setelah expired baru bisa didaftarkan oleh siapapun juga.
Selama masa Grace Period Anda bisa memperpanjang tanpa kena denda. Tapi kalau sudah masuk redemption period, maka untuk memperpanjang akan kena denda 10x lipat harga domain normal.
Masa Grace Period bisa 30 hari atau 40 hari tergantung dari sistem pendaftaran domain. Yang umum adalah 40 hari.
Demikian juga redemption period. Ada yang 30 hari, ada juga yang 40 hari.
Tips : Jika Anda memang serius dan yakin akan keberlangsungan usaha Anda untuk jangka panjang, jangan segan-segan untuk mengambil domain selama 5 tahun atau 10 tahun sekaligus. Tidak sampai 1 juta kok.
Kredibilitas usaha Anda dilihat juga dari masa berlaku domain Anda.
Waspadalah.. waspadalah…
Cara mengetahui Whois suatu Domain
Number of View: 12607Tips : Mengetahui whois domain suatu situs / blog
Whois domain adalah sebuah informasi tentang kepemilikan suatu domain. Biasanya saat kita membeli sebuah domain, maka akan diminta data-data untuk whois domain kita. Maka yang terlihat di whois nanti seperti ini contohnya :
Domain Panel:
http://domain.hostingmurahsekali.com
Creation Date: 14-Nov-2008
Expiration Date: 14-Nov-2009
Domain servers in listed order:
usa3.myprivatedns.com
usa2.myprivatedns.com
usa1.myprivatedns.com
Administrative Contact:
PrivacyProtect.org
Domain Admin ()
P.O. Box 97
Note - All Postal Mails Rejected, visit Privacyprotect.org
Moergestel
null,5066 ZH
NL
Tel. +45.36946676
Technical Contact:
PrivacyProtect.org
Domain Admin ()
P.O. Box 97
Note - All Postal Mails Rejected, visit Privacyprotect.org
Moergestel
null,5066 ZH
NL
Tel. +45.36946676
Billing Contact:
PrivacyProtect.org
Domain Admin ()
P.O. Box 97
Note - All Postal Mails Rejected, visit Privacyprotect.org
Moergestel
null,5066 ZH
NL
Tel. +45.36946676
Status:ACTIVE
Adakalanya pemilik domain mengaktifkan whois protection, contohnya seperti yang di atas adalah contoh suatu domain yang diproteksi whoisnya sehingga tidak bisa dilihat data admin / pemilik domain. BIasanya akan ditarik biaya tambahan untuk fasilitas ini.
Berikut cara untuk mengetahui whois suatu domain :
http://whois.domaintools.com/namadomain
Misal, anda ingin mengetahui siapa pengelola situs awangjivi.com, silahkan tulis di browser anda :
http://whois.domaintools.com/awangjivi.com
Tuliskan nama domain tanpa awalan “www”.
Apa manfaat whois domain ini ?
1. Mengetahui Meta Description dan Meta Keyword serta SEO Score
Hal ini untuk melihat kata kunci apa yang digunakan oleh blog / situs tersebut.
2. Mengetahui Lokasi Server
3. Mengetahui creation date dan expire date domain
Jika anda melihat suatu situs menulis “kami menghasilkan uang dari internet sejak 2007″ padahal domain tersebut masih baru dibuat tahun 2009, bukankah itu scam / penipuan ?
4. Untuk mengetahui siapa admin suatu domain
Saya sering gunakan cara ini untuk mengetahui admin / pengelola suatu situs atau blog. Tapi sayang beberapa domain diproteksi. Ya, memang hal ini untuk melindungi privacy mereka. Kitapun juga bisa mengaktifkan fasilitas ini dengan biaya tambahan (biasanya 20 ribu/tahun).
AudioBook Internet Marketing
Iklan
Layanan Kami
Yahoo Messenger!
Radio Streaming
Advertise
Fans Page
Artikel Terbaru
- Raih Ribuan Dollar dari WSO
- Pentingnya kolom pencarian dan artikel terkait
- 6 Top Broker Forex Trading di Indonesia
- Bisnis Internet Apa Harus Punya Akun Paypal ?
- Masih Perlukah BBM Untuk Bisnis ?
- Follow Up Calon Pembeli Dengan SMS
- Kelemahan Menaruh Banyak Domain Dalam 1 Hosting
- Cara mengatasi tampilan wordpress kacau setelah pindah hosting
- Cara Mengatasi Error Saat Upgrade Plugins WordPress
- Cara Mengatasi Error “553-Can’t open that file: Permission denied” di Filezilla
- Cek Web Anda Secara Berkala
- Cara mengetahui spesifikasi VPS melalui SSH
- Jasa memperbaiki blog wordpress self hosted
- Cara Mengkloning Blog WordPress
- Cara Memindahkan File ke Folder lain via SSH
- Hosting Bayar sekali untuk selamanya (Lifetime), benarkah ?
- Hosting disuspend, datanya hilang ?
- Amankan Domain .NET Anda
- 4 Plugins Untuk Membantu SEO On Page Blog WordPress Anda
- Cara Pindah Hosting antar Server Tanpa Perlu Download SQL
Popular post by view
- Free Download NetCut, Software Pengontrol Koneksi Jaringan Internet - 193014 hits
- Cara Membuat Windows Jadi Hang (1) - 109070 hits
- Cara Memasang Banner Flash di Blog - 95286 hits
- Download Gratis - 93278 hits
- Free Download Yahoo Messenger 10 beta (Offline Installer) - 84043 hits
- Download Software Untuk membuat Animasi Gif. Gratis! - 80278 hits
- Cara Setting Wifi dengan Access Point Wireless Router Linksys Menggunakan Koneksi Telkom Speedy - 79604 hits
- Download Mozilla FireFox 3.5.1 Bahasa Indonesia - 76107 hits
- Cara Download Video Youtube Dengan Sekali Klik - 72252 hits
- Tutorial Cara Setting OpenDNS - 67348 hits
- Awas!!! Password Anda Bisa Dihack!!! - 66070 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 58815 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 58815 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 58815 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 58815 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 58815 hits
- Percepat Koneksi Internet Anda dengan Google Public DNS - 58622 hits
- Profile - 55278 hits
- 5 Langkah Menulis Komentar yang Menarik! - 50979 hits
- Cara Mengaktifkan Show hidden files yang diubah oleh virus - 48431 hits









Facebook
Twitter
RSS