Mengenal Konfigurasi .htaccess
Number of View: 11633Ada bagian yang kelihatannya sepele tapi banyak kegunaannya untuk keberlangsungan website Anda. Yaitu sebuah file yang bernama .htaccess.
File .htaccess adalah sebuah file teks ASCII sederhana. Anda bisa membuat atau mengedit file ini di Text Editor (Notepad) dan kemudian mengunggahnya ke direktori yang ingin anda setting.
Perintah-perintah di dalam file .htaccess mempengaruhi direktori tempatnya berada dan semua subdirektorinya. Bila anda meletakkan file .htaccess di public_html, maka hal tersebut akan mempengaruhi semua website anda.
1. Mengarahkan akses namadomain tanpa WWW ke WWW
Options +FollowSymlinks
RewriteEngine on
rewritecond %{http_host} ^domainanda.com [nc]
rewriterule ^(.*)$ http://www.domainanda.com/$1 [r=301,nc]
2. Mencegah orang lain melihat htaccess dan file lainnya
order allow,deny
deny from all
Jika anda mau mencegah pengaksesan file lain, ganti nama file .htaccess dengan nama file yang lain.
3. Mengubah Pesan Error
Jika anda ingin mengubah halaman error server, anda bisa menggunakan .htaccess untuk mendefinisikan pesan error anda sendiri. Contoh syntax ini adalah:
ErrorDocument 500 /error.html
Isi error.html dengan halaman yang berisikan ERROR.
4. Blok IP tertentu atau pengunjung yang diarahkan dari web lain untuk mengakses web Anda
Jika anda ingin mem-blok access untuk beberapa individu dan anda mengetahui IP / domain name yang digunakan, tambahkan baris berikut :
order deny,allow
deny from 123.456.789.000
deny from 456.78.90.
deny from .capekdeh.com
allow from all
Pada contoh di atas, user dg IP 123.456.789.000 akan diblok. Semua user antara 456.78.90.000 sampai 456.78.90.999 akan diblok. Dan semua user yang terhubung dari capekdeh.com akan diblok. Jika mereka mencoba mengakses situs Anda, maka akan tampil error 403 Forbidden (“You do not have permission to access this site”).
5. Mengarahkan pengunjung ke halaman baru atau direktori baru
Misalnya bila halaman lama Anda adalah halamanlama.html dan halaman baru adalah halamanbaru.html, maka perintahnya adalah:
Redirect permanent /halamanlama.html http://www.domainanda.com/halamanbaru.html
Jika anda mengubah nama direktori, maka perintahnya adalah:
Redirect permanent /direktorilama http://www.domainanda.com/domainbaru/
Perhatikan bahwa nama direktori yang lama ditulis dengan “relative path”, sementara yang baru ditulis dengan “URL absolut” (dengan tanda “/”![]()
6. Mencegah “Hot Linking” dan “Bandwidth Leeching”
Untuk mencegah orang lain melink secara langsung ke direktori image atau file anda dari website mereka sehingga mencuri bandwidth Anda, maka gunakan:
RewriteEngine on
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^$
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http://(www\.)?domainanda.com/.*$ [NC]
RewriteRule \.(gif|jpg|png)$ – [F]
Perintah tersebut akan membuat direktori image hanya bisa diakses bila user sedang mengakses www.domainanda.com
Anda jugabisa membuat sebuah gambar bila direktori image Anda dilink. Contohnya image jangandicuri.gif yang bertuliskan: “Mencuri membuat Anda sakit … kunjungi http://domainanda.com untuk melihat gambar yang kami miliki”, maka gunakan perintah:
RewriteEngine on
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^$
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http://(www\.)?domainanda.com/.*$ [NC]
RewriteRule \.(gif|jpg|png)$ http://www.domainanda.com/jangandicuri.gif [R,L]
7. Melindungi WP-Comment-Post.php dari spam
Walaupun ada Akismet, tapi mungkin perlu juga Anda melindungi blog Anda dari serangan spambot yang mencoba mengirim komentar spam langsung melalui wp-comment-post.php tanpa mengakses blog kita.
RewriteEngine On
RewriteCond %{REQUEST_METHOD} POST
RewriteCond %{REQUEST_URI} .wp-comments-post\.php*
RewriteCond %{HTTP_REFERER} !.*yourblog.com.* [OR]
RewriteCond %{HTTP_USER_AGENT} ^$
RewriteRule (.*) ^http://%{REMOTE_ADDR}/$ [R=301,L]
8. Melindungi WP-Config.php
Melindungi file wp-config.php yang berisi informasi nama database, username database, dan password database anda.
# protect wpconfig.php
<files wp-config.php>
order allow,deny
deny from all
</files>
Cara Memindahkan Blog WordPress Ke Hosting Lain
Number of View: 13310Selama 1,5 tahun online dan ngeblog, saya harus berpindah hosting 2 x. Itu juga bukan karena kesalahan admin, tapi karena kecerobohan saya menggunakan script yang disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggungjawab untuk kegiatan spam. Domain yang dianggap SPAM akan mengakibatkan IP server yang digunakannya juga dianggap SPAM. Sehingga kalau mengirim email lewat IP itu, maka akan nyangkut di SPAM BOX. Jadi tidak ada masalah dengan server atau blog wordpress saya.
Yang kedua karena blog ini menghabiskan banyak resources. Jadi harus pindah ke hosting yang lebih kuat..
Di tutorial ini saya ingin berbagi mengenai cara mudah dan sederhana untuk memindahkan blog wordpress Anda hanya dalam beberapa setingan aja. Tidak terlalu ribet.
Yang perlu Anda backup cuma ada 2 :
- Database WordPress
- Folder wp-content
Ikut langkah-langkah berikut dengan benar. Jangan sampai terbalik-balik.
- Masuk ke cPanel > File Manager > Public HTML
- Centang pada folder wp-content
- Klik tombol Compress yang ada di bagian atas dan beri nama wp-content dengan ekstensi .zip
- Centang file hasil compress lalu klik tombol download dan Simpan hasilnya di Harddisk
- Masuk ke cPanel > tab database > klik ikon “phpMyadmin”
- Klik nama database yang digunakan WordPress anda lalu tekan “export” di bagian atas
- Jika Anda ragu nama database wordpress, buka File manager dan edit file wp-config.php. Cari nama database (database name) di situ.
- Simpan hasil download databasenya.
Sippp… Anda sudah punya 2 hal yang dibutuhkan untuk memindahkan hosting, yaitu database dan wp-content.
Lalu hubungi pihak admin hosting yang baru untuk mengaktifkan akun hosting Anda. Anda akan diberikan alamat IP, name server, username dan password login cPanel.
Login ke hosting yang baru melalui alamat IP address yang diberikan.
- Masuk ke cPanel > Fantastico / softaculous > Instal WordPress seperti biasanya
- Masuk ke cPanel > File Manager > public_html > hapus folder “wp-content”.
- Upload file wp-content.zip yang Anda download sebelumnya ke folder public_html, lalu ekstrak. Maka akan muncul folder wp-content yang baru.
- Masuk ke cPanel > Tab Database > phpMyAdmin > Klik Database WordPress yang baru diinstal > Beri centang semua table lalu pilih “hapus”
- Pilih Yes saat konfirmasi.
- Klik Menu Import, upload database (sql) yang Anda download dari hosting lama.
- Coba buka tampilan blog anda dengan mengetikkan : http://alamatIP/~username. Misalnya alamat IP yang diberikan adalah 94.53.325.632 dan username cpanel Anda adalah capekdeh, maka cara membukanya yaitu http://94.53.325.632/~capekdeh. Yang Anda dapati sekarang adalah tampilan blog Anda seperti sediakala cuman tulisannya “Not Found”….
- Proses pemindahan blog wordpress sudah berhasil. Sekarang Anda tinggal mengubah name server domain untuk diarahkan ke hosting yang baru.
- Untuk mempercepat propagasi, silahkan baca tutorial cara setting open dns.
- Setelah Anda bisa membuka halaman blog di hosting yang baru (inget, hosting yang baru ya… untuk memastikan coba tes ping ke domain Anda menggunakan command prompt.. apakah yang tampil adalah IP hosting baru atau hosting lama… jika IP hosting baru yg tampil maka propagasi sudah berhasil…
, lalu masuk wp-admin > setting > permalink. Anda tinggal mengklik tombol “OK” saja di permalink ini.
Dengan cara ini, maka pemindahan blog akan berjalan tanpa downtime.
Nah, daripada repot, ada cara yang lebih efektif dan efisien… yaitu meminta admin hosting Anda yang baru untuk memindahkan blog wordpress Anda. Beres kan ??
Semoga bermanfaat!
AudioBook Internet Marketing
Iklan
Layanan Kami
Yahoo Messenger!
Radio Streaming
Advertise
Fans Page
Artikel Terbaru
- Jasa memperbaiki blog wordpress self hosted
- Cara Mengkloning Blog WordPress
- Cara Memindahkan File ke Folder lain via SSH
- Hosting Bayar sekali untuk selamanya (Lifetime), benarkah ?
- Hosting disuspend, datanya hilang ?
- Amankan Domain .NET Anda
- 4 Plugins Untuk Membantu SEO On Page Blog WordPress Anda
- Cara Pindah Hosting antar Server Tanpa Perlu Download SQL
- Social Media Sebagai Ruang Publik
- Jasa Pindah Hosting dan Transfer Domain Aman dan Cepat
- Memperkuat Sinyal Modem EVDO dengan Antena Yagi
- Buku “Mendulang Dollar Dengan Fiverr” sudah terbit
- Tips Memilih Lokasi Datacenter untuk Server USA
- Menyikapi maraknya telfon dari Tele-Marketing
- Lindungi foto Anda dengan watermark
- Monitor hingga 50 Web secara gratis dengan uptimerobot.com
- Membatasi penggunaan CPU oleh wordpress agar server tidak hung
- Jangan mudah tergiur PROMO
- Buat Web Toko Online Anda Lebih Interaktif
- Cari tahu siapa seller sebelum membeli
Popular post by view
- Free Download NetCut, Software Pengontrol Koneksi Jaringan Internet - 149652 hits
- Cara Membuat Windows Jadi Hang (1) - 98825 hits
- Download Gratis - 88624 hits
- Cara Memasang Banner Flash di Blog - 82770 hits
- Download Software Untuk membuat Animasi Gif. Gratis! - 69142 hits
- Free Download Yahoo Messenger 10 beta (Offline Installer) - 67899 hits
- Cara Download Video Youtube Dengan Sekali Klik - 66016 hits
- Download Mozilla FireFox 3.5.1 Bahasa Indonesia - 63305 hits
- Cara Setting Wifi dengan Access Point Wireless Router Linksys Menggunakan Koneksi Telkom Speedy - 62689 hits
- Awas!!! Password Anda Bisa Dihack!!! - 61431 hits
- Tutorial Cara Setting OpenDNS - 56392 hits
- Percepat Koneksi Internet Anda dengan Google Public DNS - 51531 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 51508 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 51508 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 51508 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 51508 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 51508 hits
- Profile - 47341 hits
- 5 Langkah Menulis Komentar yang Menarik! - 43918 hits
- Cara Mengaktifkan Show hidden files yang diubah oleh virus - 43699 hits




Facebook
Twitter
RSS