Cara Meningkatkan Limit Kartu Kredit Bank BCA, CIMB Niaga, Mandiri, BNI, BRI, Mega, Bukopin dll

Salah satu kemudahan yang dapat kita rasakan di era modern ini adalah kemudahan dalam urusan berbelanja dengan menggunakan kartu kredit. Bank menerbitkan kartu kredit sebagai alat pembayaran yang bisa memudahkan para nasabahnya untuk berbelanja dan melakukan pembelian suatu barang dengan dana pinjaman dalam kartu kredit.

Kartu kredit bisa digunakan sebagai modal usaha, bisa digunakan sebagai dana darurat, dan bisa juga untuk hal-hal yang bersifat konsumtif. Asal menggunakan secara BIJAK, maka kartu kredit tentu akan sangat bermanfaat.

Contoh ketika ada tawaran cicilan 0% dengan free admin untuk sebuah barang seharga 10 juta, maka hal ini tentu menggiurkan. Tapi akan sayang jika ternyata limit kartu kredit Anda di bawah itu.

Dana pinjaman tersebut dikenal dengan istilah limit atau batas nominal pada kartu kredit. Limit ini nilai nominalnya beragam. Ada kartu kredit yang mempunyai limit Rp5jt, Rp15 juta, Rp40 juta, Rp80 juta, dan sebagainya. Nilai limit dalam kartu kredit tergantung penawaran dari bank yang menerbitkan kartu kredit tersebut. Aturannya, Anda tidak dapat menggunakan kartu kredit melebihi nilai limit-nya. Jika hal tersebut terjadi, maka kartu kredit Anda tidak akan dapat digunakan atau istilahnya over limit. Namun taukah Anda bahwa nilai limit pada kartu kredit bisa ditambah atau dinaikan? Untuk beberapa urusan tertentu, mungkin Anda butuh untuk menambah jumlah limit pada kartu kredit agar bisa memberikan pinjaman dalam jumlah yang lebih tinggi lagi.

Bagi Anda yang berminat untuk memperbesar limit kartu kredit, simak beberapa tips ini agar pengajuan kenaikan limit kartu kredit Anda sukses :

1. Hubungi Pihak Bank

Hal pertama yang dapat Anda lakukan untuk melakukan pengajuan kenaikan limit kartu kredit adalah menghubungi bank penyedia kartu kredit Anda. Hubungi nomor call centre bank Anda, biasanya call centre bank mempunyai channel tersendiri untuk menangani kenaikan limit kartu kredit. Kemudian, ajukan permintaan anda untuk menaikan limit kartu kredit Anda. Pertanyaan umum yang akan ditanyakan seperti apa alasan mengapa Anda ingin menaikan limit kartu kredit? Jawablah pertanyaan dari pihak bank dengan jujur. Misalnya, Anda bisa menjawabnya untuk keperluan usaha, atau kepentingan lainnya yang berkaitan.

Lalu, syarat kedua adalah melengkapi dokumen pengajuan penaikan limit kartu kredit seperti : KTP, NPWP, rekening koran, slip gaji, SIUP (bagi Anda yang bukan pegawai) dan surat pernyataan untuk melakukan pengajuan kenaikan limit kartu kredit. Setelah semua persyaratan sudah lengkap dan dikirimkan ke pihak bank, selanjutnya akan diproses selama 3-5 hari kerja. Untuk biaya, umumnya akan ada biaya admin sekitar Rp150.000.

Bank akan melakukan penilaian berdasarkan semua dokumen persyaratan, cara Anda menjawab pertanyaan yang diajukan dan aktifitas kartu kredit Anda.

2. Pendapatan
Untuk menaikkan limit kartu kredit yang pertama akan dilihat dari bank adalah pendapatan. Bank biasanya akan memberikan limit kartu kredit tiga kali dari pendapatan bulanan.

Misalnya saja pendapatan Rp 6 juta, maka Anda bisa diberikan limit kartu kredit hingga Rp 18 juta. Tapi perlu ingat, BI sudah menerapkan kebijakan maksimum plafon kartu kredit.

3. Domisili
Kok domisili memengaruhi kenaikan limit kartu kredit? Ya, jika Anda tinggal di suatu tempat dalam jangka lama kemungkinan mendapatkan limit kartu kredit juga akan lebih besar.

Kenapa? Pasalnya bank gak mau mengambil risiko jika ada tunggakan pembayaran dan bingung mencarinya.

Beda sama nasabah yang sering pindah-pindah domisili mungkin limit kartu kreditnya sedikit lebih kecil.

4. Jumlah kredit yang dimohon nasabah
Untuk menaikkan limit kartu kredit, bank juga akan menilai berapa jumlah permohonan kenaikan limit yang diinginkan nasabah. Bank umumnya akan mengukur apakah permohonan itu layak atau gak dan diliat juga sejauh mana limit kartu kredit itu akan membebani keuangan bulanan nasabah atau sebaliknya.

5. Total Hutang
Gak cuma pendapatan aja, untuk menaikkan limit kartu kredit bank juga akan melihat total hutangmu. Jika Anda tidak punya utang, kemungkinan limit yang akan diberikan akan besar.

Tapi kalau Anda punya hutang, bank biasanya juga akan mempertimbangkan untuk menaikkan limit kartu kreditmu. Sebut aja apakah ada pinjaman di bank seperti KPR, KTA, dan maupun kredit multiguna.

6. Jumlah pengajuan pembuatan kartu kredit
Perlu Anda ketahui kalau pengajuan pembuatan kartu kredit juga bisa memengaruhi besaran limit kartu kredit. Maksudnya, semakin banyak pengajukan permohonan pembuatan kartu kredit, maka kemungkinan besar limitnya lebih kecil.

Akan tetapi perlu diingat, kalau BI sudah membatasi kepemilikan kartu kredit berdasarkan pendapatannya. Mereka yang pendapatannya antara Rp 3-10 juta maksimum hanya punya dua kartu kredit.

7. Status kepemilikan rumah
Saat Anda mengisi aplikasi pengajuan kartu kredit. Pasti ada pertanyaan, ‘status kepemilikan rumah saat ini’. Pasalnya, status kepemilikan rumah penting banget bagi bank. Bank tentunya lebih memprioritaskan nasabah pemilik rumah dibanding yang masih ngontrak atau ngekos.

8. Gunakan Limit Kartu Kredit Semaksimal Mungkin

Sadari jika penggunaan limit kartu kredit Anda berpengaruh pada sikap bank untuk menyetujui pengajuan kenaikan limit. Artinya, gunakan limit kartu kredit yang semaksimal mungkin, bukan sampai dengan limit-nya habis, tapi gunakan hingga batas wajar pemakaian. Contohnya, jika limit kartu kredit Rp15 juta, maka sebaiknya Anda menggunakan kartu kredit Anda hingga kisaran Rp12 juta. Dengan begitu, pihak bank akan menilai Anda adalah pengguna kartu kredit yang aktif dan hampir melewati limit.

Asumsi penilaian dari bank seperti itu akan memudahkan Anda mendapatkan persetujuan kenaikan limit dibanding dengan Anda menggunakannya kartu kredit Anda dengan nominal kecil, misal hanya di bawah Rp 3 juta. Namun, penggunaan hingga batas minimal ini juga harus diimbangi dengan pembayaran cicilan yang tepat waktu. Dengan kata lain, jangan berutang jika tidak mampu melunasinya. Bila mampu melakukannya, maka BI Checking Anda akan bagus dan bank akan percaya untuk memberi tambahan limit kartu kredit. Sebaliknya, jika tidak bisa melunasi tepat waktu, maka BI Checking Anda juga akan jelek.

9. Buat Kartu Kredit Lain sebagai Pancingan

Cara ini bisa menjadi cara efektif agar kenaikan limit Anda disetujui. Anda dapat membuat kartu kredit baru dari bank lain untuk melakukan pancingan agar limit kartu kredit Anda naik. Sebagai ilustrasi, kartu kredit pertama Anda dari bank A dengan limit Rp9 juta, maka Anda bisa melakukan pembuatan kartu kredit lain di bank B dengan limit yang lebih tinggi dari bank A. Jadikan limit pada kartu kredit sebelumnya sebagai tolak ukur kartu kredit yang baru dengan limit yang lebih tinggi. Selain untuk pancingan, cara ini juga membuat Anda mempunyai lebih dari 1 kartu kredit yang berarti limit penggunaan kartu kredit Anda pun bertambah.

10. Bayar Kartu Kredit Tepat Waktu

Ketepatan waktu dalam membayar tagihan kartu kredit juga menjadi perhatian bank dalam persetujuan kenaikan limit kartu kredit Anda. Biasakan untuk tidak telat membayar kartu kredit, dan bayarlah tepat waktu. Tapi, jika sudah jatuh tempo, tidak masalah Anda membayar full payment atau minimum payment pada saat tiba waktu pembayaran tagihan tersebut, kuncinya Anda disiplin membayar cicilan Anda. Apabila, kenyataannya Anda masih suka telat membayar tagihan kartu kredit usahakan untuk memperbaiki hal ini dan mulailah belajar disiplin.

11. Sesekali Jangan Bayar Lunas Kartu Kredit Anda

Membayar lunas tagihan kartu kredit merupakan kewajiban, namun apa jadinya jika Anda tidak membayar lunas tagihan Anda? Apakah hal ini akan merusak citra Anda di bank tempat Anda membuat kartu kredit? Atau justru membuat citra Anda baik di mata bank? Jawabnya, ternyata dengan tidak membayar lunas tagihan kartu kredit, bank mendapatkan keuntungan dari bunga tagihan. Hal ini membuat Anda mendapatkan perhatian dari bank karena mereka menganggap Anda nasabah yang menguntungkan, namun di sisi lain Anda akan mengalami kerugian, jadi jangan sering-sering melakukannya.

12. Gunakan Kartu Kredit Lebih dari 1 Tahun

Penggunaan kartu kredit selama 1 tahun membuat bank mangasumsikan bahwa Anda merupakan salah satu nasabah yang aktif. Dengan begitu pengajuan kenaikan limit kartu kredit Anda akan lebih dipertimbangkan oleh pihak bank. Bank mempunyai data penggunaan kartu kredit, bagaimana ketepatan Anda dalam membayar tagihan, berapa banyak Anda menggunakan limit kartu kredit Anda dan seberapa sering Anda menggunakan kartu kredit. Jadi, alangkah baiknya Anda selalu jujur dalam menjawab pertanyaan dari pihak bank saat mengajukan kartu kredit dalam kaitannya dengan penggunaan aktifitas kartu Anda.

13. Lakukan Pengajuan Kenaikan Limit jika Memang Dibutuhkan

Bijaklah dalam melakukan pengajuan untuk kenaikan limit kartu kredit Anda. Jika hal itu dirasa perlu, maka tidak apa untuk menaikan limit kartu kredit, terlebih jika hal tersebut digunakan untuk keperluan bisnis atau keperluan mendesak. Akan tetapi, jika hal tersebut dirasa kurang perlu atau lebih untuk keperluan konsumtif, sebaiknya pertimbangkan lagi dengan bijak. Pahami penggunaan kartu kredit dengan benar agar Anda menikmati manfaat baik dari kartu kredit dan tidak terjerat dalam hutang.

Demikian 13 tips cara menaikkan limit kartu kredit. Semoga bermanfaat!

1778 Total Views 1 Views Today