Seni Berhutang dan Meminjamkan Uang

Hidup ini kadang di atas, kadang di bawah. Terkadang saat di atas, kita harus diperhadapkan dengan orang yang datang untuk meminjam uang. Dan ketika meminjamkan uang, waktu ditagih susahnya minta ampun. Dan hal ini kadang membuat kita frustasi. Kalau ga dipinjami, nanti dia jadi menjauh dari kita.. Ketika dipinjami, eh ternyata juga menjauh.

Ketika meminjam penuh dengan memelas, menghubungi berkali-kali… Tapi ketika ditagih, seketika berubah jadi jahat : “Kamu itu lho, baru saja aku pinjem uang kok ya sudah diminta… teman macam apa kamu itu!”.

 

Meminjamkan Uang

Menurut saya, ketika kita meminjami, maka niat kita adalah MEMBANTU. Niatkan untuk MEMBANTU, tanpa berpikir untuk dikembalikan. Oleh karena itu bantulah seikhlasnya. Misalnya Anda tahu si X ini hutangnya ada di mana, dan dia memang sedang benar-benar perlu uang… Misal dia pinjam 3 juta, Anda bisa berikan seikhlasnya misalnya 500rb. Atau kalau Anda benar-benar kasihan, Anda bisa kasih 3 juta selama Anda tidak ikut pusing setelah memberikan pinjaman tersebut. Kuncinya adalah pada NIAT UNTUK MEMBANTU / MENOLONG.

 

Seni Meminjam Uang

Ketika kita butuh uang dalam waktu segera, dan kita yakin bakal bisa mengembalikan dalam waktu 1 minggu misalnya, maka yakinkan teman/saudara tersebut bahwa kita bisa melunasinya segera. Jangan berubah jadi jahat dengan mengatai-ngatai teman/saudara kita. Bukankah hubungan persaudaraan dan kekeluargaan itu harus tetap terjaga ?

Misalnya kita butuh uang 100 juta, dan teman kita tidak bisa memberikan, katakan : “Kamu bisanya berapa? nanti aku kembalikan cepat kok”. Kalau sudah dikatakan begitu biasanya orang akan berpikir untuk memberikan semampunya/seikhlasnya.

Apakah Anda punya tips lain ? silahkan share di komentar

 

 

114 Total Views 4 Views Today