7 Prinsip Berjualan Jasa dan Produk Digital

Posted on Updated on

Berjualan jasa dan produk digital di internet merupakan model bisnis dengan modal yang relatif rendah. Misalnya, Anda berjualan jasa desain, Anda bisa mengirimkan hasilnya via email atau didownload, tanpa perlu ada jasa pengiriman yang memakan waktu dan biaya.

Inilah asyiknya berbisnis jasa dan produk digital. Produk digital misalnya VCC. Sampai saat ini VCC masih dibutuhkan banyak orang. Jika Anda menjual VCC, Anda tidak perlu menggenerate sendiri dengan kartu kredit Anda, karena Anda bisa menjadi reseller. Dengan menjadi reseller, Anda cukup membeli ke supplier VCC Anda hanya ketika ada order. Mudah bukan ? Ini hanya contoh, Anda tidak harus meniru berjualan ini juga kok. :beer:

Saya sendiri lebih enjoy berjualan di pasar lokal karena banyak kemudahan, seperti pembayaran (transfer bank, western union, tunai), tidak ada kendala bahasa, telfon langsung dan bisa ketemu langsung. Dan lebih asyik lagi, bisa bayaran setiap hari. :beer:

Nah berikut beberapa tips yang bisa Anda gunakan untuk bisnis di bidang jasa atau produk digital, baik Anda yang sedang memulai maupun yang sudah jalan.

 

1. Bangun Kepercayaan

Internet sangat rawan terhadap isu penipuan. Maka dari itu, membangun “trust” dan “image” adalah sangat penting. Anda harus bisa membuktikan bahwa Anda bukan seorang penipu.

Anda bisa membangun kepercayaan dengan : menampilkan foto Anda. Ini untuk memberikan gambaran ke calon pembeli bahwa Anda benar-benar orang yang sesungguhnya. Atau jika Anda punya blog pribadi, pasang linknya di blog / web jualan Anda tersebut.

Selain itu, cantumkan nomer HP/telpon rumah yang bisa dihubungi, bukan sekedar Yahoo messenger ataupun alamat email. Orang akan lebih yakin jika mereka bisa ngobrol melalui telfon dengan Anda.

Jika Anda sudah mendapatkan pernyataan kepuasan dari pelanggan, jangan segan untuk meminta testimoni dari mereka.

 

 2. Kejujuran

Tulis fasilitas apa saja yang didapatkan pembeli secara lengkap, tambah dengan gambar jika perlu. Jangan melebih-lebihkan, karena itu akan jadi bumerang buat Anda sendiri. Dan tampilkan harga dengan tidak menyembunyikan biaya tambahan.

Jika Anda merasa tidak sanggup untuk menyelesaikan pesanan tepat pada waktunya, sebaiknya sampaikan itu ke pembeli, supaya mereka punya gambaran dan tidak merasa dikecewakan. Misalnya Anda sedang berada di luar, dan baru online beberapa jam lagi, sampaikan itu, baik melalui sms maupun telfon/email. Saya yakin masih banyak orang yang menyukai kejujuran meski itu kadang menyakitkan. :beer:

 

3. Mudah dihubungi

Pembeli yang masih pemula biasanya was-was dan banyak bertanya. Berikan beberapa alternatif cara untuk menghubungi Anda.

Sertakan 4 nomer telfon : indosat, telkomsel, xl, dan flexi. Ke empat nomer tersebut berdasar pengamatan saya adalah yang paling banyak digunakan orang (bukan hasil survey loh ya). Kalau Anda cuma punya 2 HP, sebaiknya gunakan telkomsel dan indosat saja.

Selain email, miliki 4 fasilitas chatting : YM, BBM, WhatsApp, gTalk. Saya menggunakan ke empatnya di HP blackberry saya, sehingga bisa chatting dimana saja.

 

4. Respon cepat (fast response)

Setelah mendapat pelanggan banyak, biasanya ini yang jadi kendala, yaitu kecepatan respon terhadap pelanggan. Misalnya : sms/email/chatting yang tidak cepat dibalas karena sibuk mengaktifkan order atau membantu pelanggan lainnya. Sebisa mungkin usahakan untuk membalas setiap pertanyaan yang masuk.

Saya ada pengalaman sebuah provider server yang setiap kali saya mengirim email, kurang dari 5 menit sudah terjawab.

 

5. Jaga hubungan dengan pelanggan

Bina hubungan baik dengan pelanggan. Karena jika mereka puas dengan layanan Anda, maka mereka tidak segan memberitahukannya pada teman-temannya ataupun orang lain. Anggap pelanggan Anda sebagai sahabat sendiri yang harus Anda mengerti dan sayangi, sekalipun kadang menjengkelkan :)

Just say “hello”, menanyakan bagaimana kabarnya, terkadang membuat pelanggan lama yang sudah tidak berlangganan jadi berlangganan lagi.

 

6. Gunakan kacamata “nubie”

Gunakan kacamata “nubie” atau “pemula”. Saat Anda pemula, pasti Anda banyak bertanya-tanya bukan? so, jangan heran kalau pemulapun akan banyak bertanya kepada Anda. Keep cool down jika Anda dibuat emosi.

 

7. Beri nilai tambah

Buat pelanggan tetap stay di Anda dengan memberikan nilai tambah. Ga usah jauh-jauh, misalnya membicarakan sesuatu yang akan menambah pengetahuan pelanggan Anda. Jadikan pelanggan Anda sebagai sahabat. Jika Anda membatu orang lain untuk sukses, maka Andapun akan semakin sukses.

Terkadang pelanggan akan bertanya kenapa harga produk Anda lebih mahal daripada penjual lain. Di sinilah Anda harus jelaskan bahwa Anda layak untuk tetap dipilih karena Anda memiliki sejumlah kelebihan yang terkadang tidak bisa dihitungan dengan uang. Misalnya, Anda menyediakan waktu untuk berkonsultasi secara gratis.

2744 Total Views 3 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

[+] kaskus emoticons