Kampanye anti ebook sampah

Number of View: 4163
Ebook sampah. Dari judulnya terkesan kotor dlsb. Ups… jangan terpancing dulu kawan. Jujur yang saya tulis ini adalah pendapat pribadi saya.
Saya sangat menghargai karya tulis beberapa penjual ebook di indonesia saat ini. Namun dari segi kualitas, mungkin juga perlu dipertimbangkan. Misalnya, ebook yang dijual oleh bikinduit dot com. Isinya cukup kreatif saya bilang. Apalagi buat newbie seperti saya beberapa bulan yang lalu. Lalu kenapa kok dibilang sampah ? itu pendapat para blogger profesional yang telah melalang buana di jagad dunia maya. Saya sedikit memberi ilustrasi : Anda yang telah lulus S1 akan menganggap pelajaran anak TK itu terlalu mudah buat anda. Lalu apakah dengan mudahnya anda mengatakan bahwa pelajaran anak TK itu sampah ? No! Belajar itu step by step. Bagi yang sudah profesional jadi dokter menganggap bahwa Anamnesa pasien bisa sambil tidur (kidding dikit
). Tapi bagi yang masih menyandang mahasiswa, alur anamnesa harus selengkap mungkin dlsb.
Kalau bukan karena membaca ebook mungkin tidak kesampaian saya membuat blog dengan hosting dan domain sendiri.
“Ebook sampah” tergantung penilaian masing-masing orang.
Ok, semoga masalah ini tidak meruncing.
Saya tunggu komentar anda, jangan dengan emosi!
Silahkan baca beberapa postingan temen-temen di bawah ini :
http://benlahmen.com/blogsphere-kembali-panas-berfikirlah-positif-kawan.html
[artikel ini akan terus diupdate]
Facebook comments:
10 Comments to “Kampanye anti ebook sampah”
Post comment
AudioBook Internet Marketing
Iklan
Layanan Kami
Yahoo Messenger!
Radio Streaming
Advertise
Fans Page
Artikel Terbaru
- Raih Ribuan Dollar dari WSO
- Pentingnya kolom pencarian dan artikel terkait
- 6 Top Broker Forex Trading di Indonesia
- Bisnis Internet Apa Harus Punya Akun Paypal ?
- Masih Perlukah BBM Untuk Bisnis ?
- Follow Up Calon Pembeli Dengan SMS
- Kelemahan Menaruh Banyak Domain Dalam 1 Hosting
- Cara mengatasi tampilan wordpress kacau setelah pindah hosting
- Cara Mengatasi Error Saat Upgrade Plugins WordPress
- Cara Mengatasi Error “553-Can’t open that file: Permission denied” di Filezilla
- Cek Web Anda Secara Berkala
- Cara mengetahui spesifikasi VPS melalui SSH
- Jasa memperbaiki blog wordpress self hosted
- Cara Mengkloning Blog WordPress
- Cara Memindahkan File ke Folder lain via SSH
- Hosting Bayar sekali untuk selamanya (Lifetime), benarkah ?
- Hosting disuspend, datanya hilang ?
- Amankan Domain .NET Anda
- 4 Plugins Untuk Membantu SEO On Page Blog WordPress Anda
- Cara Pindah Hosting antar Server Tanpa Perlu Download SQL
Popular post by view
- Free Download NetCut, Software Pengontrol Koneksi Jaringan Internet - 192452 hits
- Cara Membuat Windows Jadi Hang (1) - 109003 hits
- Cara Memasang Banner Flash di Blog - 95218 hits
- Download Gratis - 93217 hits
- Free Download Yahoo Messenger 10 beta (Offline Installer) - 83834 hits
- Download Software Untuk membuat Animasi Gif. Gratis! - 80121 hits
- Cara Setting Wifi dengan Access Point Wireless Router Linksys Menggunakan Koneksi Telkom Speedy - 79396 hits
- Download Mozilla FireFox 3.5.1 Bahasa Indonesia - 76037 hits
- Cara Download Video Youtube Dengan Sekali Klik - 72202 hits
- Tutorial Cara Setting OpenDNS - 67234 hits
- Awas!!! Password Anda Bisa Dihack!!! - 66009 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 58733 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 58733 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 58733 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 58733 hits
- Cara Setting Google Public DNS - 58733 hits
- Percepat Koneksi Internet Anda dengan Google Public DNS - 58540 hits
- Profile - 55038 hits
- 5 Langkah Menulis Komentar yang Menarik! - 50891 hits
- Cara Mengaktifkan Show hidden files yang diubah oleh virus - 48354 hits









Facebook
Twitter
RSS
Sebenarnya yang jadi masalah bukan pada isi ebooknya yang akhir2 ini disebut ebook sampah. Tetapi masalah penipuannya terletak pada halaman penjualannya. Selama halaman penjualannya memang benar2 nyata dan berkaitan dengan isi ebook yang dijual, saya pikir no problem dan mungkin bagi sebagian org memang berguna. Sekali lagi saya cuma ingin menekankan bahwa masalahnya terletak pada penipuan di halaman penjualannya, karena akhir2 ini “mereka” cenderung mengalihkan permasalahan pada isi ebook yang mereka jual. Oke saja ebook yang mereka jual memang bermanfaat mungkin bagi sebagian org, tapi tolong halaman penjualannya jangan menggunakan screenshot palsu, kalimat2 fantastis yang sama sekali ga berkaitan dgn isi ebook atau bukti2 penghasilan yang juga bukan didapat penjuual dari isi ebook tersebut. gitu aja sih.. thanks atas emailnya yah..
Nias Zalukhu’s last blog post..Bisnis Ebook Online : Menentukan Ide
[Reply]
@nias zalukhu
Bener bos. Akan tetapi trik “renyah di luar, garing dan bo’ong di dalam” sudah jadi (mungkin) hal wajib dalam bisnis onlen. Tergantung niat para “peng-cover” itu sendiri. Jika pengen laku mesti bhsnya muluk-muluk. Tapi soal kejujuran dan keorisinilan konten memang wajib diperhitungkan sebelum merogoh kocek dan selanjutnya percaya konten.
Namun di samping itu jangan terlalu subyektif dalam mengecam. Agar para “kita-kita” ini bisa cepet dewasa ada baiknya tetep kepala dingin dan berfikir positif sebelum menunjuk muka orang, supaya tetep terjaga perdamaian.
Saya malah ga pernah baca ebook, cukup dengan blogwalking.
Terima kasih link-nya temen.
[Reply]
Halo
,
Salam kenal
Anda benar sekali, sebagai pembeli online, kita memang harus berhati-hati dgn banyaknya penipuan di internet saat ini. Sebagai masukan jika anda ingin membeli sebuah produk, silahkan perhatikan beberapa hal dibawah ini:
1.Alexa rank.
2.Desain situs
3.sales letter
4.Testimonial
5.Bukti
6.Reputasi
OK, saya bahas satu per satu:
1.Alexa rank adalah sebuah situs yang memberikan peringkat kepada sebuah website berdasarkan traffic (pengunjung) yang di dapat website tersebut. Peringkat itu bisa dilihat dengan menggunakan alexa toolbar, bisa didownload disini
http://www.alexa.com/site/download
Dengan menggunakan toolbar alexa itu, nantinya anda bisa melihat peringkat kunjungan sebuah situs, makin rendah peringkat alexa-nya, maka makin banyak pengunjung situs tersebut. .
Alexa bisa menjadi acuan anda untuk menilai kepopularan sebuah situs, karena kalau sebuah situs popular, maka kemungkinan dia memiliki sesuatu yang dibutuhkan oleh orang banyak (walaupun tidak menjamin 100 %). Situs2 yang memiliki traffic banyak biasanya mempunyai alexa rank di bawa 300.000.
2.Desain adalah tampilan sebuah situs. Makin professional sebuah desain bisa menunjukan komitmen dari si pemilik situs untuk benar2 memberikan yang terbaik. Jika sebuah situs yang desainnya asal-asalan menawarkan sebuah produk bernilai jutaan, rasanya cukup aneh kan? well.. you’ll be the judge
3.Sales letter adalah bahasa penjualan. Hindari sebuah website yang menawarkan program cepat kaya dan memberikan kata2 yang terlalu berlebihan, seperti ‘saya jamin anda dapat 1 juta dalam 10 menit’ atau ‘anda tidak akan gagal dengan program saya’.
Anda harus tahu bahwa internet marketing adalah sebuah ilmu (seperti arsitektur atau matematika). Untuk bisa menguasai, anda butuh belajar dan tentunya kerja keras, karena tidak ada seseorang yang bisa begitu mudah menghasilkan uang di internet tanpa belajar dasar-dasar internet marketing, saya jamin itu. Sebagai contoh produk saya hanya memberikan anda panduan untuk bisa meriset pasar, mencari tahu seberapa besar peminat suatu produk di internet, mencari tahu seberapa banyak pesaing anda, dll. Sekali lagi itu hanya panduan, tetapi saya tidak menjamin anda akan sukses dengan panduan saya, kenapa? Karena kalau anda tidak mau berusaha sungguh-sungguh maka ilmu sehebat apapun akan sia-sia.
4.testimonial adalah ungkapan kepuasan pelanggan terhadap manfaat suatu produk. Anda tahu kenapa saya belum memasang testimonial diwebsite saya? Karena produk saya memang masih baru dan belum mendapatkan testimonial dari konsumen saya.
Lalu bisakah saya membuat testimoni palsu? Bisa saja, dan ada banyak website yang memberikan testimoni palsu. Untuk itu anda harus lebih hati-hati dalam membeli, terutama coba anda perhatikan foto dan nama di testimonial tersebut. Ada beberapa testimoni yang saya perhatikan fotonya adalah bukan orang Indonesia, dan ada beberapa yang memberikan testimony dengan foto sama dengan situs lain. Selain itu coba anda lihat nama yang ada di testimonial tersebut, lalu coba anda kunjungi google dan ketikkan nama orang tersebut dengan menggunakan tanda “..” (misalnya “nicko martantyo”
, dari situ anda bisa mencari tahu apakah nama tersebut memang ada atau hanya karangan. Jika si pemberi testimoni meng-klaim di sudah menghasilkan jutaan perbulan, maka akan sangat aneh kalau google tidak memperlihatkan satu pun website yang dia miliki.
5.Bukti misalnya adalah bukti2 penghasilan yang diperlihatkan oleh sebuah website. Tapi apakah ada bukti palsu? Ya, dan sangat banyak yang situs yang menggunakan bukti palsu!. Sejujurnya bukti palsu penghasilan BCA atau mandiri itu sangat mudah untuk dibuat, dan saya tahu caranya
.
Langkah antsipasi anda adalah coba alexa rank sebuah situs, kalau diatas satu juta, apa mungkin dia bisa mendapat penghasilan sampai 1 juta sehari? Menurut saya hampir mustahil, kecuali dia adalah seorang marketer professional yang sudah mempunyai mailing list ratusan ribu orang, sehingga sebuah website yang baru dia buat bisa menghasilkan keuntungan besar untuk dia.
Tapi anda juga harus waspada karena banyak situs scam yang mempunyai alexa tinggi, sekali lagi ini mungkin karena mereka menggunakan sales letter dan konten manipulasi, sehingga sangat mungkin kalau kepopularan situs mereka bisa melesat cepat. Sebaiknya anda gunakan 6 cara yang saya berikan untuk melakukan penilaian, jangan hanya salah satunya saja.
6.Lihat reputasi sipemilik website. Cara nya kunjungi google dan ketikkan nama sipemilik website dengan tanda kutip, contoh: “joko”. Dari situ anda bisa melihat seberapa popular dia di internet dan anda juga bisa mendapatkan artikel atau tulisan yang mungkin berhubungan dengan si pemilik situs tersebut.
Semoga langkah tersebut bisa membantu anda.
Salam Jenius!
Nicko Martantyo
[Reply]
Setuju banget mas sama pendapatnya yg singkat dan padat. Sampah atau bukan, ya tergantung orang yg membacanya. Gak bisa digeneralisir bahwa semua ebook karya internet marketer dlm negeri itu sampah.
Saya termasuk salah satu pembeli ebook tentang bisnis online (dari UANGPANAS). Menurut saya ebooknya malah sangat berguna bagi saya yg sebelumnya memang bener-bener awam soal bisnis online.
Tapi kalo bagi mereka yg udah banyak belajar lewat blog, mungkin akan kurang bermanfaat dan menganggapnya sbg.sampah. Ya karena dia udah banyak mengerti
Mahasiswa pasti bakalan menganggap remeh pelajaran anak SD 
iskandaria’s last blog post..Hasil The Master (RCTI) Episode 28 Maret 2009
[Reply]
Sama seperti McDonald, kan dibilang junk food, tapi masih ada yang butuh tuh, terutama mereka yang mau cepat-cepat pergi ke tempat lain. Cuma bedanya McDonald tidak bilang bahwa dengan makan produk mereka Anda akan sehat, fokus produk mereka adalah menyediakan makanan cepat saji, bukan makanan sehat.
Kalau ebook yang dijual kelihatannya muluk-muluk – kayak bisa membuat Anda kaya tanpa bekerja – itu kan bahasa marketing pada umumnya. Broker saham dan forex pun akan berkata hal yang sama.
Sebenarnya tidak ada yang namanya ebook sampah karena informasi yang didalamnya pasti berguna bagi orang lain. Yang sebenarnya menjadi masalah adalah jika pengarang ebooknya yang belum sepenuhnya berhasil melakukan apa yang dia tulis, tapi mengaku sudah berhasil, seperti yang Zalukhu bilang, pakai screenshot palsu, testimoni palsu, dll.
Sebenarnya memang si pembuat ebook sudah membuat disclaimer bahwa hasil yang dicapai akan berbeda tergantung dari masing2 individu, jadi mereka pun susah dipersalahkan, bahkan ada yang berani mengganti uang 100%.
Jika tidak ada support dalam mempelajari ebook yang dibeli, maka si penjual ebook mungkin hanya menjual informasi yang diperoleh dari sumber lain. Sama seperti halnya kalau kita membeli jahe instan dalam bungkusan, hemat waktu, padahal kalau mau buat jahe sendiri juga bisa kan.
Jika memang penjual ebook tersebut memang ahli dan berhasil dalam bisnis onlinenya dan bertujuan untuk membantu orang lain berhasil dalam bisnis online, biasanya mereka akan memberikan support bagi orang yang telah membeli ebook mereka untuk menuntun mereka hingga berhasil lewat forum, newsletter, chat, dll.
Asian Brain, Formula Bisnis, Bikin Duit sudah dari dulu menjadi perdebatan. Hal ini mungkin juga karena para master bisnis online lainnya masih belum banyak yang membuka diri bagi orang lain untuk menimba ilmu dari mereka baik secara gratis maupun berbayar.
Mungkin juga ada yang tidak mau berbagi karena takut mendapatkan persaingan nantinya jika ilmu yang dimiliki diketahui banyak orang. Lebih baik menghiraukan segala perdebatan dan mencari manfaat apa yang bisa kita berikan bagi orang lain yang sekaligus bisa menjadi bagian dari penghasilan kita.
Google pada awalnya diciptakan untuk memudahkan pencarian, bukan untuk mengeruk keuntungan dari AdWords. Facebook diciptakan pada awalnya untuk mahasiswa kampus saling mengenal satu sama lain bukan untuk ajang iklan seperti sekarang ini.
[Reply]
[...] Meski berlisensi free alias boleh di download secara gratis, tapi bukan berarti ebook ini berisi sampah loh…. Sebaliknya, isinya sangat “renyah” dan sudah banyak direkomendasikan oleh para [...]
Aku download script ini gratis tapi gak bisa dipake
Amri MF’s last blog post..Nha Aulia wrote on their own wire:
[Reply]
semoga masih bermanfaat
.-= bams baru saja menulis di blog .. raja dan kura-kura =-.
[Reply]
[...] Saya menerima sebuah email dari seorang subcriber autoresponder saya. Kurang lebih dia mengatakan “Saya sudah membeli banyak ebook di internet. Isinya semua itu sampah!“ [...]
saya pernah ketipu tuh beli ebook,.. “sampah” yang ternyata pas saya baca, isinya bener bener gak bermutu, yang sebenarnya bisa kita dapetin gratis di internet, dan sekarang web penjual ebook sampah itu sudah tutup, kurang ajar memang..
saya berani bilang 70 persen dari pebisnis internet di indonesia ini juga sebenernya belum berpenghasilan, dan untuk dapat memperoleh penghasilan, akhirnya niru tips yang diajarkan oleh si penjual eebok, dengan jualan ebook pula.
[Reply]